Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

Teknik Pembuatan Tempe Dari Kedelai – Kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 – 43 %. Dibandingkan dengan ikan segar, dan telur ayam, kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi, hampir menyamai kadar protein susu.

Tempe sangat di gemari oleh orang yang memutuskan untuk menjadi vegetarian total, dimana tempe mampu menggantikan asupan protein dan menggantikan protein hewani.

Bila seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani lainnya, pebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan makanan yang berasal dari 157,14 gram kedelai.

Sebenarnya ada dua metode dalam membuat tempe, yaitu secara tradisional dengan di jemur atau dengan menggunakan ragi tempe. Pada artikel ini saya ingin menjelaskan cara pembuatan tempe dengan menggunakan ragi tempe. Karena proses ini lebih mudah dan cepat dibanding pembuatan tempe secara tradisional.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan pada proses pengolahan tempe agar diperoleh hasil yang baik :

  • Kedelai berkualitasr;
  • Air yang jernih dan bersih
  • Pada saat kerja steril atau bersih
  • Rragi tempe dipilih yang aktif  cirinya adalah bila diremas membentuk butiran halus.

Bahan Pembuatan Tempe

  1. Kedelai 10 kg
  2. Ragi tempe 20 gram (10 lempeng)
  3. Air secukupnya

Alat-Alat Dalam Pembuatan Tempe

  1. Tampah besar
  2. Ember
  3. Keranjang
  4. Rak bambu
  5. Cetakan
  6. Pengaduk kayu
  7. Dandang
  8. Karung goni
  9. Tungku atau kompor
  10. Daun pisang atau plastik

Teknik Pembuatan Tempe

  1. Kedelai dibersihkan kemudian di rendam selama satu malam tujuanya agar kulitnya mudah lepas.
  2. Bisa diinjak-injak, atau menggunakan tangan untuk melepas kulit ari. Atau menggunakan mesin pengupas kedelai.
  3. Setelah itu dikukus dalam dandang/panci selama 1 jam. lalu diangkat dan dinginkan dalam wadah besar besar.
  4. Setelah dingin, karena ini adalah metode menggunakan ragi maka dicampur dengan ragi tempe kurang lebih 20 gram.
  5. Campuran tersebut dimasukan dalam cetakan yang dialasi plastik atau daun pisang. Daun atau plastik dilubangi agar jamur tempe mendapat udara dan jamur tempe dapat tumbuh dengan baik.
  6. Tumpuk setiap cetakan, lalu tutup dengan karung goni, tujuan penutupan untuk menciptakan kondisi hangat. Setelah 1 malam jamur mulai tumbuh.
  7. Ambil dan letakan cetakan berjajar satu lapis, biarkan biasanya selama satu malam.
  8. Setelah itu tempe di keluarkan dari cetakan.

Berikut alur pembuatan tempe 

 

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

Catatan:

  1. Ruangan untuk membuat tempe harus bersih dan tidak harus terbuat dari tembok. Ruangan untuk pemeraman diberi jendela, agar udara dapat diatur dengan membuka atau menutup jendela tersebut. Di waktu musim hujan ruangan ini perlu diberi lampu agar suhu ruangan tidak terlalu dingin.
  2. Tempe mudah busuk setelah disimpan 2 ½ hari dalam keadaan terbungkus, oleh karena itu perlu diawetkan secara kering dengan cara sebagai berikut.
  3. Iris tempe dengan ketebalan ± ½ mm, keringkan dalam oven pada suhu 750C selama 55 menit. Dengan cara pengawetan seperti ini produk tempe awetan yang dihasilkan tahan disimpan selama 3 sampai 5 minggu.
  4. Kandungan protein dan lemak tempe kedelai, masing-masing sebesar 22,5% dan 18%. Kebutuhan protein sebesar 55g/hari dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi tempe sebanyak 244,44 gram.
  5. Pastikan setiap proses dilakukan dengan kebersihan. Karena ini akan mempengaruhi kualitas tempe, baik rasa atau gizi tempe itu sendiri.

Cara membuat tempe di atas adalah dengan metode semi modern, berikut adalah cara pembuatan tempe dengan metode tradisional :

1. Pertama, rendam kedelai sebanyak 4 kg, biarkan sampai mengembang sambil di aduk denan tangan agar kulit kedelai terkelupas.

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

2. Proses Kedua, basuh kedelai yang telah direndam air kurang lebih 3 kali rendaman sehingga bersih. Buang kedelai dan kulit yang masih tersisa/ sambil menuang sambil sortir.

 

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

3. Proses Ketiga adalah merebus kedelai selama kurang lebih 2 jam.

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

4. Proses Keempat, keringkan kedelai yang tadi direbus di atas meja yang dilapisi kain putih pada, angin-anginkan pada suhu ruang. Lalu, masukkan kedelai yang sudah tiris dalam wadah.

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

 

 

5.Yang Kelima, ragi tempe sebanyak 1 sendok/centhong besar lalu campurkan agar rata ke setiap biji kedelai.

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

6. Proses yang keenam adalah membungkus kacang kedelai dengan daun di lapisan pertama lalu menggunakan kertas bekas untuk lapisan kedua .

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

7.Proses terakhir, tempe dibiarkan setelah dibungkus biarkan di tempat yang kering pada suhu ruang. Setelah 48 jam, jamur tempe Rhizophus Orizae mulai tumbuh memenuhi kedelai, bahkan sampai keluar dari bungkus.

Teknik Pembuatan Tempe Kedelai

 Semoga artikel berjuduk Teknik pembuatan tempe kedelai dapat bermanfaat.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !