Tips Agar Anak Kita Betah di Rumah

Tips agar anak kita betah di rumah – Rumah bagi orang dewasa merupakan surga dunia, dimana setelah kita beraktivitas seharian rumah adalah sandaran utama untuk kita beristirahat.

Namun kalimat itu tidak berlaku bagi anak, anak akan cenderung malas berlama-lama di rumah. Ada banyak penyebabnya salah-satunya karena memang dunia anak adalah dunia berinteraksi dan bermain.

Apalagi bagi anak yang aktif, dia tidak bisa diam ketika tidak melakukan sesuatu, rumah bagi dirinya merupakan tempat yang membosankan, yang hanya digunakan untuk makan dan tidur saja.

Tips agar anak kita betah di rumah
ilustrasi anak yang betah di rumah

Peran serta orang tua sangat signifikan agar anak kita betah di rumah, orang tua yang baik akan memahami sikologi anak dan tidak akan menjadi orang tua yang otoriter yang bisa semakin membuat anak tidak betah berada di rumah

Pengetahuan orang tua dianggap penting, oleh karenanya ada beberapa cara yang sebenarnya bisa kita coba. Nah berikut ini kami mencoba memberikan resep yang jitu yang perlu Anda coba di rumah:

Jadilah keluarga yang harmonis

Tidak mungkin anak bisa betah berada di rumah ketika keadaan keluarganya tidak harmonis, maka sebisa mungkin orang tua harus menciptkan kondisi keluarga yang harmonis di rumah tangganya.

Sebisa mungkin hindari pertengkaran di rumah, apalagi di depan anak kita, ketika kita memang harus bertengkar maka jangan perlihatkan itu di depan anak.

Anak akan merasa tidak nyaman melihat pemandangan orang tuanya yang sedang bertengkar, kondisi sikologis anak akan bertengkar dan akibatnya anak akan malas berada di rumah.

Beri ruang bermain di rumah

Banyak orang tua yang tidak memahami akan pentingnya ruang bermain bagi anak kita di rumah. Namanya juga anak secara naluri dia akan senang untuk bermain.

Bila tidak ada ruang bermain di rumah makan dijamin anak tidak akan merasa betah di rumah, dia akan mencari tempat bermain dan biasanya mereka menemukan di luar rumah.

Memberikan ruang bermain bagi anak tidak memerlukan tempat yang luas, bisa manfaatkan ruang keluarga atau kamar anak untuk memberi tempat bermain untuk anak kita.

Berikan tempat tidur pribadi bagi anak

Tidak hanya orang dewasa, anak juga memerlukan tempat pribadi bagi dia, untuk hanya sekedar menyendiri memikirkan masalahnya atau hanya sebagai tempat tidur yang nyaman bagi dia.

Meski kita sebagai orang tuanya, namun berikanlah dia kebebasan untuk melakukan aktivitas sendiri di kamarnya. Jangan jadi orang tua yang serba ingin tahu. Masalah pribadi anak biar dia yang menyelesaikan sendiri.

Dalam hal-hal tertentu anak akan merasa nyaman berada seorang diri, nah kamar merupakan tempat yang baik dalam perkembangan mental anak.

Menjadi orang tua yang komukatif

Orang tua inginya anak betah di rumah namun ketika anak sedang berada di rumah orang tua kita hanya sibuk menonton televisi atau hanya asyik bermain dengan gadget kesayanganya. Itu yang salah.

Bangun komunikasi yang baik dengan anak kita, ingat bahasa orang tua dan anak berbeda, maka gunakanlah bahasa yang komunikatif yang mudah diterima oleh anak kita.

Jangan mendikte anak, kalaupun kita merasa perlu memberi saran, maka gunakan bahasa yang baik, tidak malah menyuruh anak untuk tidak melakukan sesuatu padahal kita sendiri belum tahu kebenarannya.

Menjadi teman bagi anak

Anak butuh orang yang mau mendengarkan tentang apa yang sudah dialami seharian tadi. Tanyakan dan dengarkan anak kita bercerita meski kita kadangkala sudah lelah dengan pekerjaan.

Dengan kesibukan kita sebagai orang tua kita kadangkala lupa memberikan waktu bercengkrama untuk anak kita. Lupa menanyakan tentang apa yang dia alami selama seharian tadi.

Padahal pola seperti itu penting, kita jadi tahu apa saja yang dilakukan anak kita, kenal teman-temanya dan lingkungan tempat dia bermain.

Manata rumah senyaman mungkin

Salah-satu faktor yang menunjang agar anak betah di rumah adalah membuat rumah ramah anak. Menata sebaik mungkin dekorasi rumah agar rumah terlihat menawan.

Menata rumah tidak harus membuat rumah kita menjadi mewah namun cukup dengan cara kita merawat rumah dari kesan kotor dan “semrawut”. Seperti merapikan kamar tidur, merapikan sandal dan sepatu agar diletakkan pada tempat yang sudah disediakan.

Baca juga : Cara mengatasi anak susah makan dengan laperma platinum

Yang suka dekorasi, boleh juga memilih warna cat yang bisa membuat nyaman, seperti warna hijau atau biru. Hindari penggunaan warna yang cerah dan kontras yang dapat membuat mata kita tidak nyaman memandang.

Demikian tips agar anak kita betah di rumah. Semoga bermanfaat!

Simpan

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !