Tuhan Sebagai Sumber Motivasi

Molekul air berbentuk segi enam yang sangat berkilauan sangat cantik.
Molekul air berbentuk segi enam yang sangat berkilauan sangat cantik.

Tuhan Sebagai Sumber Motivasi –  Ican baru aja jadian sama cewek sekelasnya yang rambutnya dikepang dua. la begitu bersemangat ke sekolah karena di sekolah ia bisa bertemu dengan sang pacar. Pagi-pagi ia sudah berangkat ke sekolah dengan semangat. Bokap nyokap­ya juga bingung kenapa si Ican jadi semangat ’45 berangkat ke sekolah. Setelah tiga bulan, tiba-tiba pacarnya bilang, “Gue bosen sama Ioe, mulai hari ini kita putus yah..,” akhirnya Ican malas sekolah dan nggak semangat lagi ke sekolah karena sang pacar yang selama ini membuat ia termotivasi sekolah. Berarti, apakah pacar bisa menjadi sumber motivasi yang abadi?

Ichi punya sahabat baru di sekolah sehingga ia begitu semangat ke sekolah karena ingin bertemu dengan sahabatnya. Mereka begitu dekat dan kemana aja pasti mereka berduaan ­kaya’ amplop sama perangko. Pulang berdua, ngeceng di Mall berdua. Mereka saling bercerita apa pun yang mereka alami dan mereka janji akan saling menjaga rahasia. Suatu ketika mereka bertengkar hebat dan memutuskan untuk. tidak bersahabat lagi. Akhirnya semua rahasia Ichi menjadi cerita gosip di sekolahnya. Ichi jadi malas ke sekolah karena sahabatnya telah mengkhianatinya. Kesimpulannya, apakah sahabat bisa menimbulkan motivasi yang abadi?

Ongki semangat sekolah karena orang tua. Pokoknva sungguh-sungguh untuk membuat orang tuanya bangga. Ia belajar abis-abisan untuk menyenangkan orang tuanya. Suatu ketika orang tuanya kecelakaan dan meninggal dunia. Ia langsung kehilangan semangat untuk ke sekolah karena ia berpikir, “Buat apa belajar, ortuku sudah meninggal”. Berarti, apakah orang tua bisa menjadi sumber motivasi yang abadi?

Kalau kamu menjadikan pacar sebagai sumber motivasi kamu, maka suatu saat nanti pacarmu akan hilang dan bisa meninggalkanmu. Kalau kamu menjadikan sahabat sebagai sumber motivasi dalam hidupmu maka suatu saat sahabatmu akan meninggal dan bisa jadi mengkhianatimu. Kalau kamu menjadikan orang tuamu sebagai sumber motivasi dalam hidupmu maka orang tuamu pun suatu saat akan meninggal dunia. Jadi siapa dong sumber motivasi yang ggak akan pernah hilang? Dialah Allah SWT Sang Maha Abadi yang tak kan pernah hilang dan senantiasa ada untukmu.

Taukah kamu, matahari, bulan, bintang, dan galaksi adalah ciptaan Allah SWT yang luar biasa. Kebesaran, ­keagungan, dan kesempurnaan terlihat begitu nyata. Tuhan Sang Pencipta itu pula yang menciptakan manusia, dengan melihat keagungan dan kebesaran ciptaannya, tentu sang Maha Pencipta nggak ingin ciptaan lainnya yaitu manusia menjadi hina. Ia menciptakan manusia dengan sempurna. Ia ingin agar manusia yang menjadi wakil di dunia itu juga menjadi mulia.

Dalam diri setiap manusia, udah ada sifat ingin selalu indah, dan ingin selalu mulia. Inilah hakikat jiwa yang ­diberikan oleh Yang Maha Kuasa, yang menjadi modal dasar keberhasilan, maka pergunakanlah energi tersebut-suara-suara hati itu.

Bercita-citalah besar dan berpikirlah maju, kamu gak diciptakan untuk menjadi orang kalah, namun kamu diciptakan sebagai wakil Allah di muka bumi untuk memberikan kemajuan dan kesejahteraan. Setiap langkah yang kamu buat di permukaan bumi ini, haruslah merupakan langkah-langkah kemenangan.

Ingat, Allah SWT berada sedekat dengan urat nadi kita. Ia gak ingin kamu jatuh, namun Ia ingin kamu berhasil. Ia senantiasa mendampingimu, dengan suara-suara hati yang merupakan bisikan dari Allah SWT.

Kalo aja kamu gagal, sadarlah, itu artinya masih banyak ilmu Allah yang belum kamu ketahui. Pelajari kesalahan tersebut, cari jawaban mengapa kamu gagal. Ambil jurus kedua dan bangkitlah kembali. Allah menunggu kemenanganmu, karena engkau diciptakan Dia Yang Mahaagung.

Kalo aja manusia menyadari bahwa dirinya memiliki sifat-sifat yang diturunkan oleh Allah tersebut, maka akan muncul kekuatan sekaligus motivasi yang dahsyat. Dengan keberanian dan kekuatan yang berlandaskan pada iman tersebut, maka akan tercipta kesejatian diri (eksistensi) yang bernilai tinggi.

Doktrin diri kamu dengan mengingat kebesaran Allah, isi sanubari dengan menyebut “Maha Besar Allah” setiap waktu. Kekuatan energi akan mengalir dan membakar semangatmu. Tetapkan kemauan kamu. Bedakan antara kemauan ‘biasa’ dengan kemauan yang ‘membara’. Rahasia sebuah keberhasilan adalah terus-menerus mengingat bahwa kamu lebih baik daripada yang kamu pikirkan. Orang yang berhasil bukan orang super.

Keberhasilan nggak memerlukan kecerdasan yang luar biasa. Pun keberhasilan nggak disebabkan oleh keberuntungan. Namun sesungguhnya Ia ditentukan oleh besar nggaknya keyakinan kamu dalam meraih kemenangan. Kesuksesan juga ditentukan oleh ukuran serta cita-cita kamu.

Bercita-citalah setinggi-tingginya, ingatlah Allah yang Maha Besar, yang telah meciptakan hati kamu dengan sedemikian sempurnanya. Ia gak ingin kamu merangkak-rangkak. Ia ingin energi dan kreativitas kamu mengalir mencari jalan untuk mencapai cita-citamu. Dorong terus energi itu, doktrin diri kamu dengan ucapan “Allah Akbar” setiap hari, sehingga kamu sungguh terobsesi untuk berhasil. Ikuti suara hati Sang Mahabesar itu. 

Kamu ingin tahu siapa diri kamu?

Baru-baru ini ditemukan bahwa semua makhluk hidup memiliki alphabet basa DNA yang sama, yaitu A (Adenine), C *Cytosine), G (Guanine) dan T (Thymine). Dalam struktur helix ganda DNA, basa A berpasangan dengan T, sedang C berdampingan dengan G. Dalam tubuh manusia diperkirkan terdapat 100 trilyun sel! Dan dalam setiap inti sel terdapat 23 pasang kromosom yang disusun oleh tiga milyar huruf alphabet tadi. Jika DNA dalam setiap tubuh manusia direntangkan, maka panjangnya akan melebihi 600 kali jarak bumi dan matahari!

Cobalah untuk membayangkan sejenak, betapa dahsyat dan sempurnanya manusia ciptaan Allah itu yaitu diri kamu sendiri. Semua ini diciptakan Allah gak lain karena manusia adalah makhluk kepercayaan-Nya, wakil Allah yang memiliki fungsi “Rahmatan lil ‘Alamin”.

Jangan sekali-sekali meremehkan diri kamu, karena kamu telah cukup memiliki modal. Bahkan kalo seluruh komputer ditumpuk di muka bumi ini hingga mencapai bulan pun, nggak akan mampu menandingi kamu selaku manusia ciptaan Allah. Jangan sia-siakan kepercayaan Allah ini.

Kamu dirancang dan diciptakan untuk meraih kemenangan. Apabila kamu mendengar suara azan memanggil-manggil suara hatimu, maka terimalah hal tersebut dengan baik, itu adalah motivasi langsung dari Allah SWT.

Kamu akan mendengar dorongan pemberi semangat ini lima kali dalam sehari, dan oleh karenanya, yakinlah bahwa kekuatan iman itulah yang menyebabkan seorang manusia selalu taqarrub atau mendekat kepada Allah. Senantiasalah berdoa: “Wahai Tuhan yang menguasai jiwa, mantapkan jiwa ini dalam agama-Mu”.

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk , seperti pohon yang buruk, tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun, dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan memperbuat apa yang Dia kehendaki. Tidaklah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Ibrahim (14): 24-27

Bukti-bukti adanya Allah

Pertama, organ tubuh kita berjalan tanpa perintah yang menunjukan ada mekanisme yang menakjubkan dalam tubuh kita, pencernaan, hormon, peredaran.

Kedua, keteraturan alam tidak mungkin terjadi begitu saja, kecuali ada yang mengaturnya, yaitu dzat yang menciptakannya.

Ketiga, manusia memiliki kecendrungan fitrah untuk mencari dzat yang memiliki kekuatan melebihi dirinya.

Langkah-langkah mengenal Allah

Untuk mengenal Alloh lebih jauh siapa Pencipta kita, maka Alloh SWT telah memfasilitasi kita dengan berbagai hal dan cara, diantaranya:

1. Akal

Apakah yang menjadikan manusia itu makhluk yang sempurna diantara sekian banyak ciptaan-Nya? Karena manusia diberi bekal akal untuk berfikir dan dan merenung (tentunya berfikir dan merenungkan hal yang semestinya). Itulah keistimewaan manusia.

Tetapi tidak semua orang sadar kalua bukti itu sudah nyata. Fenomena-fenomena sudah ada dalam Al-Qur’an sudah sejak zaman dahulu, yaitu:

– Melihat tanda-tanda kekuasaan Alloh (Ayat kauniyah)

Yaitu tanda-tanda adanya Alloh yang dapat dilihat di alam semesta. Meskipun dalam Al-Qur’an dan Hadist banyak terdapat ayat tentang ala, itu bisa dijadikan bahan penelitian bagi kita, dan pastinya akan menambah keimanan kepada Alloh SWT

Contohnya Al-Qur’an surat Al-anbiyaa:30 dan Al-maidah: 47 tentang awal mula teori Big Bang sebelum ditemukan oleh fisikiawan asal rusia, George Garnow. Hal lainnya adalah Hadist Rasululloh tentang lalat, bunyinya:

“Apabila seekor lalalt hinggap di bejana salah seorang di antara kamu hendaklah membenamkan lalat itu lalu membuangnya. Sesungguhnya pada salah satu sayapnya terdapat kuman dan di sayap yang satunya lagi ada antikuman”.

– Merenungi dan mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an (Ayat qouliyah)

Yaitu tanda-tanda yang disebutkan atau tertulis dalam kitabullah yakni Al-Qur’an dan Al-Hadist. “Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran”. (Shad:29)

Namun sejatinya , untuk memahami ayat kauliyah ini harus dibekali iman yang kokoh dan ketundukkan akan adanya “penguasa” atas akal dan fikiran kita. Karena dengan sekuat apapun dalili kauliyah yang didengungkan, jika akal kita masih belum tunduk  dan iman masih belum teguh di dada, sering kali yang muncul adalah keingkaran, kemunafikan, dan kefasikan.

2. Para Rasul

Manusia juga bisa mengenal Alloh melalui kisah rasul-rasul yang diutus-Nya untuk menyebarkan risalah-Nya. Rasul-rasul yang merupakan pembawa rsalah langsung dari Alloh, sekaligus memberikan teladan bagi setiap ummat. Dengan mengenal dan mencintai Rasul-Nya, kita pun sedang  “belajar” untuk menyintai dan mengenal Alloh SWT.

3. Asma dan Sifat Alloh

Ketika kita menyintai sesuatu, hal itu akan menumbuhkan perasaan untuk bisa dekat, untuk selalu isa menyukai apa yang disukai, untuk senantiasa menjadi orang yang paling mengerti, mengenal, menyintai, bahkan menyontoh segala perilaku. Maka begitu pun dengan asma dan sifat Alloh yang dipenuhi keagungan. Ketika kita berkrar dengan sebuah kecintaan pada-Nya, sedianya kita lebih mengenal dan menyintai asma dan sifat Alloh untuk senantiasa dekat dengan-Nya.

Loading...
About Tohir 839 Articles

Kalo satu lidi bisa patah dengan mudah, tapi seratus lidi yang bersatu akan sangat susah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*