Pendidikan

Apa Tujuan Belajar mu ? Berikut 3 Tujuan Dasar Belajar Seorang Manusia

Apa Tujuan Belajar mu ? Berikut 3 Tujuan Dasar Belajar Seorang Manusia – Dalam segala proses aktivitas manusia pasti memiliki tujuan, begitu juga dengan aktivitas belajar. Baik kita sebagai orang yang sudah dewasa, atau bagi anak-anak. Ada tiga jenis tujuan belajar diantaranya adalah:

(Pertama) Untuk mendapatkan pengetahuan

Hal ini ditandai dengan kemampuan berpikir. Pemilikan pengetahuan dan kemampuan berpikir sebagai yang tidak dapat dipisahkan.

(Kedua) Penanaman konsep dan keterampilan

Penanaman konsep atau merumuskan konsep, juga memerlukan suatu keterampilan. Jadi soal keterampilan yang bersifat jasmani maupun rohani. Keterampilan jasmaniah adalah keterampilan-keterampilan yang dapat dilihat, diamati, sehingga akan menitikberatkan pada keterampilan gerak/penampilan dari anggota tubuh seseorang yang sedang belajar. Termasuk dalam hal ini masalah-masalah “teknik” dan “pengulangan”.

Sedangkan keterampilan rohani lebih rumit, karena tidak selalu berurusan dengan masalah-masalah keterampilan yang dapat dilihat bagaimana ujung pangkalnya, tetapi lebih abstrak, menyangkut persoalan-persoalan penghayatan, dan keterampilan berpikir serta kreativitas untuk menyelesaiakan dan merumuskan suatu masalah atau konsep. Jadi semata-mata bukan soal “pengulangan”, tetapi mencari jawab yang cepat dan tepat.

(Ketiga) Pembentukan sikap

Dalam menumbuhkan sikap mental, perilaku dan pribadi anak didik, guru harus lebih bijak dan hati-hati dalam pendekatannya. Untuk ini dibutuhkan kecakapan dalam mengarahkan motivasi dan berpikir dengan tidak lupa menggunakan pribadi guru itu sendiri sebagai contoh atau model. Dalam interaksi belajar-mengajar guru akan senantiasa diobservasi, dilihat, didengar, ditiru semua perilakunya oleh para siswanya. Dari proses observasi siswa mungkin juga menirukan perilaku gurunya, sehingga diharapkan terjadi proses internalisasi yang dapat menumbuhkan proses penghayatan pada setiap diri siswa untuk kemudian diamalkan.

Buat Apa Kuliah dan Berpendidikan

Jadi pada intinya, tujuan belajar itu adalah ingin mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan penanaman sikap mental/nilai-nilai. Pencapaian tujuan belajar berarti akan menghasilkan, hasil belajar.  Relevan dengan uraian mengenai tujuan belajar tersebut, hasil belajar itu meliputi:

  1. Hal ihwal keilmuan dan pengetahuan, konsep atau fakta (kognitif)
  2. Hal ihwal personal, kepribadian atau sikap (afektif)
  3. Hal ihwal kelakuan, keterampilan atau penampilan (psikomotorik)

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Khususnya Anak

(1) Pemenuhan Kebutuhan Psikologis

Secara umum diketahui bahwa dalam perkembangan anak perlu dipenuhi berbagai kebutuhan, yaitu kebutuhan primer, pangan, sandang, dan perumahan serta kasih sayang, perhatian, penghargaan terhadap dirinya dan peluang mengaktualisasikan dirinya. Pemenuhan kebutuhan dalam perkembangan ini banyak tergantung dari cara lingkungannya berinteraksi dengan dirinya.

(2) Intelegensi, Emosi, dan Motivasi

Prestasi belajar, kita ketahui semua, bukan saja dipengaruhi oleh kemampuan intelektual yang bersifat kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor nonkognitif seperti emosi, motivasi, kepribadian, serta berbagai pengaruh lingkungan. Pengembangan potensi anak mencapai aktualisasi optimal bukan saja dipengaruhi faktor bakat, melainkan juga faktor lingkungan yang membimbing dan membentuk kepribadian anak.

(3) Pengembangan Kreativitas

Setiap anak dilahirkan dengan bakat yang merupakan potensi kemampuan (inherent component of ability) yang berbeda-beda dan terwujud karena interaksi yang dinamis antara keunikan individu dan pengaruh lingkungan .

Berbagai kemampuan yang teraktualisasikan beranjak dari berfungsinya otak kita. Berfungsinya otak kita adalah hasil interaksi dari cetakan biru (blue print) genetis dan pengaruh lingkungan itu. Pada waktu manusia lahir, kelengkapan organisasi otak yang memuat 100-200 miliar sel otak, siap untuk dikembangkan serta diaktualisasikan mencapai tingkat perkembangan potensi tertinggi.

Baca juga : Pengertian belajar untuk anak dan dewasa

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !