Tulisanmu Begitu Berharga dari Emas dan Berlian, Maka Menulislah !

Tulisan mu Begitu Berharga dari Emas dan Berlian, Maka Menulislah ! – Pernahkan Anda berfikir bahwa sebuah tulisan memiliki nilai yang amat sangat berharga bagi penulisnya? Emas dan berlian hanya berharga dan terasa hidup jika Anda masih hidup, tapi sebuah karya tulis akan terus hidup, bahkan ketika seluruh manusia tidak lagi hidup di Bumi ini.

Ungkapan :

Tulisan mu begitu berharga, bahkan lebih berharga dari emas dan berlian

Sebuah ungkapan hiperbol yang saya rasa membutuhkan kajian bagi siapa saja yang membaca. Penilaian mu pada ungkapan tersebut saya rasa akan menggambarkan mu pada miniatur hidupmu.

Eitzz, jika Anda menilai ungkapan tesebut terlalu melankolis dan seolah kami tidak lagi butuh emas dan berlian, maka Anda salah. Anda salah total !.

Kenyataanya adalah, kita memandang hidup ini dari dua sudut pandang besar. Pertama dari sudut pandang LOGIKA, dan yang kedua dari sudut pandang RASA.

Seberapa besar Nilai Tulisan mu dari sudut pandang logika !

Teorinya, Logika adalah sekumpulan kesimpulan logis dari otak Anda dalam memberi respon akan sesuatu melalui banyak pertimbangan akal. Aduh,,susah ngomongnya apalagi mendeskripsikan.

Langsung coba saya contohkan saja,

Jika Anda memiliki sebuah karya tulis, baik itu novel atau puisi. Maka seberapa bernilai tulisan tersebut untuk Anda?. Tidak usah repot bertanya pada orang lain dulu, tapi coba Anda nilai oleh Anda sendiri. Berapa nilai yang akan Anda berikan?

Tulisanmu begitu berharga

Tulisanmu begitu berharga

Apakah 100, 90, 80 atau bernilai 50. Kalau saya disuruh menilai tulisan saya sendiri, maka saya dengan tegas mengatakan tulisan tersebut saya nilai 100, alias sempurna.

Tentunya anda memiliki pertimbangan dalam menilai tulisan, dari seberapa informatif, seberapa berharga jika dijual, dan seberapa indah tulisan tersebut.

Baca : Blogger Purwokerto Terus Menulis

Hmm, nah ini yang kami sebut sebagai menilai dari logika, semua terukur pada kadar dan angka-angka. Sama seperti judul ini, yang membandingkan sebuah tulisan dengan emas dan berlian.

Kenapa saya sebut tulisanmu lebih berharga dari emas dan berlian?

Nah, ini adalah tentang rasa..hehe.. kita akan masuk pada menilai tulisan dengan RASA

Sebuah lukisan monalisa menduduki penilaian tertinggi sebuah karya seni, bahkan sampai tidak ternilai harganya. Apa penyebabnya?,,Karena mereka menilainya dari penilaian dengan rasa dan keindahan.

Begipun dengan tulisan mu, seberapa bernilai tulisanmu itu, tentu Anda yang menilai. Bahkan jika mungkin, saya sendiri akan menghargai sebuah tulisan dengan nilai setinggi-tingginya. Jika itu uang atau emas, maka tergantung seberapa kekuatan Anda menahan rasa materealisme untuk menjual karya Anda.

Jadi kesimpulanya, penilaian tentang berharganya tulisan akan merujuk pada dari sudut pandang Anda menilai, apakah secara logis atau secara Rasa. Sekalipun menilai dari logika, tetap saja sebuah karya tulisan tidak akan terbeli.

Anda belajar di dunia ini melalui dokumentasi, baik gambar, peninggalan dan tentu saja tulisan-tulisan leluhur kita. Betapa berharganya tulisanmu di masa mendatang, karena tulisan akan membawa informasi yang tidak pernah lekang oleh waktu, menjadi bukti sejarah yang bahkan tidak bisa dibeli oleh emas dan berlian.

Semoga bermanfaat, salam.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !