Uang dan Kehidupan

Uang dan Kehidupan- Memang tak bisa dipungkiri manusia dalam hidup pasti memerlukan uang, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari kebutuhan pokok misalnya makan sampai dengan kebutuhan sampingan semisal pakaian.

Uang memerankan peran sendiri dikehidupan manusia, siapa yang mempunyai uang banyak akan dihormati orang lain dan dihargai sebagai manusia yang sukses di hidupnya.

Namun tahukah kalian sejarah uang itu seperti apa? Okeh kita akan memulai pengertian uang itu sendiri. Dalam ekonomi tradisional uang adalah setiap alat tukar yang bisa diterima secara umum.

Sebelum ada uang seperti sekarang masyarakat dulu lebih akrab dengan sistem barter (tukar menukar barang). Uang sendiri mulai dikenalkan oleh nenek moyang Bangsa Yunani pada zaman terhadulu, ketika sistem barter sudah tidak lagi relevan karena kebutuhan pokok manusia semakin banyak dan beragam pula. Untuk itu dalam kehidupan sehari-hari tidak mungkin lagi digunakan sistem barter.

Karena kesulitan tersebut manusia terdorong untuk mencari alat tukar menukar yang baru yang lebih efisien dan mudah.

Baca: Analogi ku tentang serakah tidak harus berwujud materi

Manusia mulai menggunakan uang barang dalam melakukan pertukaran, contoh uang barang ketika itu adalah garam, senjata dan kulit hewan.

Dalam perkembangannya uang barang akan digantikan oleh logam mulia seperti emas dan perak, karena sama-sama bisa diterima oleh kebanyakan masyarakat ketika itu.

Menurut sejarah uang logam pertama kali digunakan pada abad ke- 6 sebelum masehi, dibuat oleh bangsa Lydia, uang logam yang mereka ciptakan terbuat dari elektrum, suatu bahan yang merupakan campuran atara emas dan perak.

 

Revolusi Mata Uang (pulsk.com)

Revolusi Mata Uang  (pulsk.com

Kemudian Bangsa Yunani melihat sendiri uang logam tersebut sampai akhirnya mereka membuatnya dengan versi mereka sendiri. dalam perkembangannya Bangsa Yunani lebih dikenal sebagai bangsa pembuat uang logam pertama di dunia karena mereka membuat uang logam dengan berbagai corak dan gambar yang menarik.

Bangsa Cina tercatat sebagai Bangsa yang pertama membuat uang kertas, pada masa Dinasti Tang, abad pertama masehi. uang kertas ini dibuat dari pohon mulberry yang secara kualitas belum bagus.

Berabad-abad kemudian sekitar abad ke- 17 barulah uang kertas dibuat dengan cara dicetak. Benjamin Franklin kemudian disebut sebagai bapak uang kertas, karena dialah yang pertama kali mencetak dollar dengan kertas.

Sekarang kita berbicara masalah kehidupan. Memang sumber kebahagiaan tidak hanya uang, namun sebagai manusia jelas kita membutuhkan itu.

Bahkan di dunia sekarang, siapa yang banyak uang seakan menjadi raja, semua bisa di tukar dengan uang termasuk soal cinta? Hehe

Jadi bagi kalian yang sampai sekarang masih sendiri, langkah ini perlu dicoba, tidak salah juga sih sebagai motivasi diri untuk bisa hidup lebih baik.

Untuk bisa hidup dan menghidupi juga memerlukan uang, kalau kita ingin bermanfaat banyak bagi orang lain, kita juga harus banyak uang dong tentunya.

Nah permasalahannya adalah bagi manusia yang selalu mengejar-ngejar uang, hidupnya seolah-olah bekerja dan terus bekerja untuk menghasilkan uang.

Apa itu baik? Jelas ini masih dalam sebjektifitas, ada yang mengatakan baik ada pula yang mengatakan buruk.

Yang jelas seperti ini, visi manusia hidup berbeda-beda, karena visi berbeda maka jalan yang ditempuh pun berbeda juga. Termasuk soal uang tadi.

Bagi sebagian orang hidup sederhana itu menyenangkan, bagi sebagian lagi tentu tidak. Yang tidak inih dalam menjalani hidup memerlukan biaya (uang) yang tidak sedikit.

Untuk soal perawatan kulit saja biayanya tidak sedikit, belum lagi masalah pakaian dan aksesoris yang lain.

Gaya hidup seseorang akan sangat mempengaruhi, sedikit atau tidaknya mengelurakan uang, gaya hidup hedon akan memerlukan uang lebih banyak

Sifat sombong juga akan menjadikan uang itu segalanya, orang yang mempunyai banyak uang, akan cenderung sombong, mandiri dan kurang interaksi dengan sesama.

Kalaupun kita diberi banyak rejeki dalam bentuk uang, agaknya memanfaatkan uang itu agar lebih berguna merupakan hal yang jauh lebih baik dari pada harus berfoya-foya.

Ingat dibalik rejeki kita ada hak orang lain yang wajib menerima, jadi berbagi merupakan hal yang harusnya tidak dilupakan oleh manusia.

Bagi orang yang sudah kaya raya sekelas Biil Gates dan Mark Zuckerberg uang ternyata bukan sumber kebahagiaan yang utama.

Bos Microsoft dan Facebook ini, lebih senang hasil dari kerjanya dinikmati juga oleh orang banyak. Mereka bedua dikenal aktif dikegiatan sosial bahkan Mark sebagian besar hasil dari Facebook digelontorkan untuk orang yang lebih membutuhkan.

Bagi mereka berdua bisa berbagi dan menolong sesama manusia merupakan kebahagiaan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Kepuasan batin inilah yang tak bisa digantikan dengan uang.

Baca juga:  Menikmati cobaan 

Semoga bermanfaat.

3 thoughts on “Uang dan Kehidupan

  1. Djangkaru Bumi

    Uang telah merubah sudut pemikiran seseorang. Ternyata uang kertas awal mulanya dari Cinat. hebat dan teralas lebih maju .

    Reply
    1. Tohir

      Iya mas, uang bisa merubah miskin jadi kaya, mungkin malah merubah sedih jadi senang,,,tapi tentu sesuai porsinya..

      Reply

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !