ZAKAT DAN SEDEKAH SUNAH

ZAKAT DAN SEDEKAH SUNAH
Zakat merupakan salah satu rukun islam yang ketiga yang diwajibkan kepada umat muslim. Sebagai salah satu kewajiban umat Islam, selama ini zakat belum mendapatkan perhatian yang semestinya dari umat Islam, baik dalam tataran pemahaman maupun pelaksanaannya. Hal ini berbeda dari perhatian mereka terhadap rukun-rukun Islam yang lain, seperti shalat, puasa dan haji, meskipun perhatian terhadap rukun-rukun tersebut juga belum ideal. Disamping itu, selama ini permasalahan zakat juga seringkali hanya diangkat pada bulan Ramadhan, dengan anggapan bahwa zakat itu hanya terkait dengan bulan Ramadhan. Padahal, permasalahan zakat sebetulnya bukan hanya permasalahan di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, menjadi amat penting untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap zakat dengan menggalakkan sosialisasi dan kajian tentang zakat, serta optimalisasi peran lembaga-lembaga amil zakat, dengan tidak membatasinya pada bulan Ramadhan saja.
  Zakat infaq dan shadaqoh merupakan salah satu topik selalu yang menarik untuk di kaji dan di diskusikan, karena zakat infaq dan shodaqoh dalam peranannya memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengentaskan kemiskinan di masyarakat. Zakat merupkan salah satu kewajiban untuk umat muslim islam dalam rangka pelaksanaan dua kalimat syahadat. Selain perkataan zakat, Al-Qur’an juga memperkanalkan istilah shadaqoh untuk perbuatan-perbuatan yang berkanaan dengan harta yang di punyai seseorang. 
Di dalam Al-Qur’an istilah shadaqoh dipakai baik untuk zakat maupun untuk sedekah biasa, tetapi, kalau di pandang dari segi hukum seperti telah di singgung di atas, keduanya berbeda. Perbedaan itu sebagi berikut.
  1. Zakat mempunyai fungsi jelaas untuk menyucikan atau membersihkanharta pada jiwa pemberinya.
  2. Sedekah bukan merupakan suatu kewajiban. Sikapnya sukarela dan tidak terikat pada syarat-syarat tertentu dalm pengeluarannya baik mengenai jumlah, waktu dan kadarnya.

Sekilas pendahuluan mengenai zakat, di dalam makalah ini akan mengulas mengenai fiqih zakat infaq dan shodaqoh serta menjelaskan istilah tentang zakat infaq dan shodaqoh.
A. Pengertian zakat

Zakat menurut istilah agama islam artinya “kadar harta yang tertentu, yang di berikan kepada yang beehak menerimanya, dengan beberapa syarat-syarat .” 
Hukumnya : zakat adalah salah satu rukun islam yang lima, fardu ‘ain atas tiap-tiap orang yang cukup syarat-syaratnya. Zakat mulai di wajibkan pada tahun kedua hijriah .
Secara bahasa, zakat berarti tubuh (numuww) dan bertambah (ziyadah). Jika diucapkan, zaka al-zar’, artinya adalah tanaman itu tumbuh dan bertamabah. Jika di ucapkan zakat al-nafaqah, artinya nafkah tumbuh dan bertambah jika di berkati. Kata ini juga sering di kemukakan untuk makna thaharoh (suci)  Allah Swt berfirman:
  
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.”(asy-syam:9)
Maksud kata zakka dalam ayat ini ialah menyucikan dari kotoran. Arti yang sama (suci) juga terlihat dalam ayat berikut:
  
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),” (Al Alaa:14)
Kata zakat, adakalanya bermakna pujian, misalnya di dalam firman Allah Swt berikut ini:
Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. (An najm: 32)
Kata ini juga brmakna baik (shalah). Pernyataan rajul zakyy berarti orang yang bertambsh kebaikannya. Zaka al-qadhi al-syuhud  artinya seorang kadi menjlaskan bertambahnya mereka dalam kebaikan. 
Adapun harta yang dekeluarkan, menurut syara’, dinamakan zakat karena harta itu akan bertambah dan memelihara dari kebinasaan . 
Allah Swt. berfirman:
“Dan tunaikanlah zakat…” (Al-Baqoroh:43)
Makna secara etimologis di atas bisa berkumpul dalam ayat berikut.
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkandan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.. (At-Taubah:103)
Maksudnya, zakat itu akan menyucikan orang yang akan mengeluarkannya dan akan menumbuhkan pahalanya. 
Adapun menurut syara ‘   berarti hak yang wajib (dikeluarkan dari) harta. Mahzab maliki mendefinisikannya dengan, “mengeluarkan sebagian yang khusus dari harta yang khusus pula yang telah mencapai nishab  kepada orang-orang yang berhak menerimanya (mustahiqq)-nya. Dengan cacatan, kepemimpinan itui penuh dan mencapai hawl (setahun), bukan barang tambang dan bukan barang pertanian” . 
Beberapa Hukum Zakat:
  1. Zakat itu di wajibkan atas muslim yang merdeka, tidak di syaratkan sampai umur dan berakal.
  2. Zakat itu wajib pada permintaan sebagaimana wajib pada unta, sapi kambing,dan pada tiap-tiap tumbuh-tumbuhan dan zakat itu di tunaikan pada tiap-tiap pada tahun sekali.
  3. Islam telah memperhatikan soal zakat ini, waktunya kadarnya, nisabnya, orang yang wajib atasnya dan orang-orang berhak menerimanya.

Loading...
B. Sedekah Sunah
Selain dari sedekah yang wajib (zakat dan kafarat), agama juga menganjurkan supaya bersedekah pada jalan Allah secukupnya apabila ada kepentingan-kepentingan yang memerlukan, baik pada hal-hal tertentu ataupun pada kemaslahatan umum. 
Firman Allah Swt.:
“perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Baqoroh:261)
Dari ayat tersebut teranglah bahwa sedekah pada jalan Allah (kebaikan) itu akan mendapat ganjaran tujuh ratus kali dari harta yang di sedekahkan, bahkan Allah akan melipatgandakan dari itu bagi siapa yang di kehendaki-Nya.
Adapun bebrapa jenis sedekah sunat antara lain: 
1. Shodaqoh
Pengertian shodaqoh atau sedekah secara bahasa berasal dari kata “shadaqa” yang artinya “benar” tersirat dari kata ini bahwa orang yang bersedekah adalah orang yang benar imannya. Pengertian shadaqoh sama dengan pengertian infaq sama juga hukum dan ketentuannya, perbedaanya adalah infaq sama juga hukum dan ketentuannya, perbadaanya infaq hanya berkaitan dengan materi sedangkan shodaqoh memiliki arti luas menyangkut juga hal yang bersifat non materil. Hadist riwayat imam muslim Abu Zar, Rasullulah menyatakan bahwa tidak mampu sedekah dengan harta, membaca tasbih, tahmid, tahlil, berhubungan suami istri atau melakukan kegiatan amar ma’ruf nahi mungkar adalah sedekah mareril. Hadist riwayat imam muslim Abu Zar, Rasulullah menyatakan bahwa tidak mampu bersedekah dengan harta, membaca tasbih, tahmid, tahlit, berhubungan suami istri atau melakukan kegiatan amar ma’aruf nahi mungkar adalah sedekah. 
Dalam hadis lain dikatakan senyum adalah shadaqoh atau sedekah adalah pemberian sukarela yang di lakukuan oleh seseorang kepada orang lain, terutama kepada orang-orang miskin, setiap kesempatan terbuka yang tidak di tentukan baik jenis, jumlah maupun waktunya. Lembaga sedekah sangat di galakan oleh ajaran islam untuk menanamkan jiwa sosial dan mengurangi penderitaan orang lain. Sedangkan tidak terbatas pada pemberian yang bersifat material saja, tetapi juga berupa jasa yang bermanfaat bagi orang lain. Bahkan senyum yang di lakukan dengan iklas untuk menyenangkan orang lain. Termasuk dalam kategori shodaqoh. 
Adapun secara terminologi syariat shodaqoh adalah sukarela yang di lakukan seseorang kepada orang lain, terutama kepada orang-orang miskin setiap kesempatan terbuka yang tidak ditentukan baik jenis, jumlah maupun waktunya, sedekah tidak terbatas pada pemberian yang bersifat material saja tetapi juga dapat berupa jasa yang bermanfaat bagi orang lain. Bahkan senyum yang dilakukan dengan iklas untuk menyenangkan orang lain termasuk kategori sedekah. 
Shodaqoh mempunyai cakupan yang sangat luas dan di gunakan Al-Qur’an untuk mencakup segala jenis sumbangan. Sedekah berarti memberi derma, termasuk memberikan derma untuk mematuhi hukum dimana kata zakat digunakan didalam Al-Qur’an dan sunah. Zakat telah disebut pula sedekah karena zakat merupakan sejenis derma yang di wajibkan sedangkan sedekah adalah sukarela, zakat dikumpulkan oleh pemerintah sebagai suatu pungutan wajib, sedangkan sedekah lainnya di bayarkan secara sukarela. Jumlah dan nisab zakat di tentukan, sedangkan jumlah sedekah yang lainya sepenuhnya tergantung keinginan yang menyumbang. Penegeluaran infaq tidak di tentukan jumlah waktunya. 
Dapat disimpulkan bawasanya infak adalah peneluaran secara sukarela setiap kali orang muslim menerima rizki dari Allah Swt sejumlah yang dikehendaki oleh si penerima rizki tersebut. Shodaqoh dapt bermakna infak, zakat dan kebaikan non materi. Dalam hadist Rasullulah memberi jawaban kepada orang-orang miskin yang cemburu terhadap orang kaya yang banyak shodaqoh dengan hartanya, beliau bersabda: “Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap takbir shodaqoh, setiap tahmid shodaqoh, setiap amar ma’ruf adalah shodaqoh, nahhi munkarshodaqoh dan menyalurkan syahwatnya kepada istri shodaqoh”. Dan shodaqoh adalah ungkapan kejujuran iman seseorang. Selain itu ada istilah shodaqoh dan infaq, sebagian ulama fiqih, menyatakan bahwa shodaqoh wajib dinyatakan zakat, sedangkan shodaqoh sunah dinamakan infaq. Sebagian yang lain mengattakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan infaq sunah dinamakan shodaqoh.
2. Infaq 
Infaq adalah pengeluaran sukarela yang di lakukan seseorang, setiap kali ia memperoleh rizki, sebanyak yang ia kehendakinya. Menurut bahasa infaq berasal dari kata Anfaqa yang berarti mengeluarkan hartauntuk kepentingan sesuatu. Sedangkat menurut istilah syari’at, infaq adalah mengeluarkan sebagian harta yang diperintahkan dalm islam. Infaq berbeda dengan zakat, infaq tidak mengenal nasab atau jumlah harta yang di tentukan secara hukum. Ifaq tidak harus di berikan kepada mustahik tertentu, melainkan kepada siapapun misalnya orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, atau orang-orang yang sedang dal perjalanan. Dalil naqli yang mendasari infaq sebagaimana firman Allah:  
“ sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan[182]. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai Balasan (siksa)”. (Al-Imran:4)
Adapun urgensi infaq bagi seorang muslim antara lain:
1. Infaq merupakan bagian dari keimanan dari seorang muslim.
2. Orang yang enggan berinfaq adalah orang yang menjatuhkan diri dari kebinasaan.
3. Di dalam ibadah terkantung hikmah dan manfaat besar. Hikmah dan manfaat infaq adalah sebagai realisasi iman kepada Allah, merupakan sumber dana bagi pembangunan sarana maupun prasarana yang di butuhkan ummat islam, menolong dan membabtu kaum duafa.
Perbadaan antara zakat dan infaq adalah, zakat hukumnya wajib sedangkan infaq hukumnya sunnah, zakat ditentukan nisabnya sedangkan infaq tidak memiliki batas, zakat ditentukan siapa saja yang berhak menerimanya sedangkan infaq boleh diberikan kapada siapa saja. Infaq ada yang wajib ada juga yang sunnah. Infaq yang wajib di antaranya zakat, kafarat, nazar, dan lain-lain. Infaq sunnah diantaranya infaq kepada fakir miskin, sesama muslim, infaq bencana alam, infaq kemanusiaan, dan lain-lain. Terkait dengan infaq Rasullulah bersabda dalam hadist yang diriwayatkan oleh bukhori dan muslim ada malaikat yang senantiasa berdoa setiap pagi dan sore: “Ya Allah berikan orang yang berinfaq, gantinya. Dan berkata yang lain: Ya Allah orang yang menahan infaq, kehancuran”.
Kesimpulan
Bawasannya zakat, infaq, dan shodaqoh merupakan kebuktian iman kita kepada Allah dan sesama muslim yang membutuhkannya. Dan hikmah dari semua itu adalah: 
1. Menghindari kesenjangan sosial antara orang kaya dan orang miskin
2. Membersihkan dan mengurangi akhlak yang buruk
3. Membersihkan harta
4. Ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan
5. Dukungan moral untuk orang yang baru masuk islam (mualaf)
6. Menolong, membantu dan membina kaum dhu’afa yang lemah
REFERENSI
H. Sulaiman Rasyid.2010. Fiqh Islam (bandung: Sinar baru algensindo), cet. 47
Dr. Wahbah Al-Zuhayly.2000. Zakat kajian berbagai mazhab/Al-Fiqh Al-islami Adilatuh (bandung: Remaja rosda karya) cet. 5
KH. Imam Zarkasi.1995. Fiqh 2 (Gontor-Ponogoro: Tri Murti press) 
yusuf qardhawi.1995. Kiat islam mengentaskan kemiskinan, (jakarta : Gema insani press) cet. 1
Hasbi Ash Shiddieqy. Kuliah Ibadah ( Jakarta, PT. Bulan Bintang )
.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.