Arsip Kategori: Cerita Ku

Ribet jadi pendamping studytour SD/MI? Ini dia solusinya

Kebanyakan sekolah memiliki sebuah program yang menyenangkan dan sekaligus untuk menambah wawasan kita, yaitu Studytour. Begitu pula di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Dalam kegiatan ini guru mempunyai peran yang sangat penting. Guru yang mengatur segalanya mulai dari persiapan pemberangkatan seperti meninjau lokasi yang akan dituju, pemesanan bus, mengatur denah tempat duduk anak, menarik uang bayaran studytour, mengurus perijinan ke kepolisian, menyiapkan perlengkapan P3K, dan masih banyak lagi.
Untuk dapat melaksanakan program studytour ini memerlukan kerjasama yang baik dari semua dewan guru di sekolah. Tetapi untuk melaksanakan program ini di SD/MI, memiliki beberapa masalah yang muncul, yaitu :
  1.  Kurangnya personil untuk mengurus semua keperluan Studytour, karena guru SD/MI hanya sedikit.
  2. Perlu biaya tambahan untuk meninjau lokasi yang akan dituju. Hal ini dilakukan untuk mengetahui harga tiket masuk dan mengetahui fasilitas serta semua hal yang ada disana.
  3. Memesan bus untuk alat transportasi menuju lokasi studytour. Hal ini tentu harus bisa memilih bus yang nyaman untuk anak-anak.
  4. Anak-anak usia SD/MI sangat rawan mengalami mabuk kendaraan.
  5. Cuaca buruk yang tidak terduga, misalnya hujan sepanjang hari ketika pelaksanaan studytour.
  6. Mengawasi anak-anak agar tidak tertipu oleh penjual-penjual di lokasi studytour. Terkadang penjual di tempat-tempat wisata memasang harga dua sampai tiga kali lipat dari harga sebenarnya. Tetapi anak-anak pasti tidak pandai untuk menawar harga, bahkan mereka tidak menawarnya tetapi langsung membelinya.
Ini hanya sedikit masalah yang pasti muncul, masih ada kemungkinan masalah lain akan bermunculan. Yang pasti semua masalah pasti ada solusinya. Tinggal bagaimana cara kita menyikapi dan menyelesaikan masalah yang muncul. Berikut akan saya paparkan sedikit solusi untuk masalah yang sudah saya sebutkan di atas.
  • Untuk masalah nomor satu sampai tiga ada solusi yang sangat jitu, yaitu minta bantuan biro perjalanan. Tentunya harus jeli dalam memilih biro. Kalau bisa yang sudah kenal dan terjamin kualitasnya. Seperti MI saya kemarin baru saja melakukan program studytour ke Jogjakarta dan Magelang, dengan tujuan wisata Borobudur, Taman Pintar, dan Kebun Binatang Gembira Loka. Kebetulan biro yang bekerja sama dengan kami adalah teman SMP saya jadi lebih mudah dalam bekerja sama. Biro tersebut menawarkan 4 lokasi wisata plus mampir ke malioboro dan tempat oleh-oleh khas Jogjakarta, tetapi kita hanya memilih tiga tempat wisata karena waktu yang tidak memungkinkan. Dengan fasilitas bus efisiensi royal class, satu kali snack dan dua kali makan di restaurant. Restaurant yang dipilih sangat memuaskan , tempatnya luas dan juga bersih. Yaitu yang pertama di daerah magelang setelah capek manjat Borobudur langsung dimanjakan dengan makanan yang masih hangat ada sop, ada pecelnya, lauknya tempe goreng dan ayam goreng kremes, sambalnya juga buket, minumnya dua teko teh panas dan disediakan es di tremos, makanan penutupnya ada buah semangka yang segar. Biasanya biro memang sudah tau tempat-tempat makan yang enak, bersih, dan nyaman. Dengan biro kita juga tidak perlu meninjau lokasi tempat wisata dan mengirim surat dispensasi, jadi lebih hemat bukan. Biro juga sudah menyiapkan perlengkapan P3K. tetapi untuk persediaan dari MI tetap menyediakan P3K juga.
  • Untuk mengatasi masalah nomor empat, guru harus mengkondisikan kesehatan anak-anak. Mulai dari menyuruh anak-anak minum obat anti mabok sebelum berangkat. Anak-anak disuruh membawa jaket. Tidak boleh karmas ketika mau berangkat. Dan yang penting agar anak-anak sudah sarapan dari rumah. Untuk anak-anak yang sangat berpotensi mabok kendaraan agar dikondisikan agar tempat duduk di busnya di depan, karena itu akan sedikit mengurangi potensi tersebut. Untuk guru yang menangani anak-anak yang mabuk kendaraan sebaiknya memakai masker agar tidak ketularan.
  • Masalah nomor lima memang itu tidak dapat dipresikdi dengan baik, karena itu adalah kuasa Alloh. Tapi kita bias menyiasati dengan jangan memilih semua tempat wisata yang terbuka. Misalnya Taman Pintar Yogyakarta, karena di dalam gedung kalau hujan maka masih dapat menikmati dengan baik. Guru juga perlu menyuruh anak-anak untuk membawa payung atau mantel agar tetap dapat menikmati tempat wisata yang terbuka.
  • Dan masalah yang terakhir guru harus berrperan aktif disini, terutama yang pintar menawar harga. Dampingilah anak-anak ketika membeli oleh-oleh seperti pakaian, topi, tas, dan lainnya. Mintalah anak-anak agar minta bantuan ke guru ketika akan membeli sesuatu.
Demikianlah pengalaman saya ketika menjadi pendamping studytour di MI, semoga dapat menjadikan pelajaran bagi Anda yang akan melaksanakan studytour dengan anak-anak sekolah Anda. Dan bekal yang sangat penting adalah kesehatan Anda terlebih dahulu. Karena jika Anda kirang sehat maka Anda tidak bisa mendampingi anak-anak dengan maksimal.

Bukan Nasab dari Seorang Qori / Qoriah, bisa tidak ya jadi Qori /Qoriah ?

peserta pelatihan pelatih qoriah Kab. Cilacap tahun 2016
Apakah ada pertanyaan seperti itu dalam diri Anda saat ini? Pertanyaan itu selalu hinggap dipikiran saya sejak kecil sampai kemarin hari Rabu, tanggal 17 Februari 2016. Semua itu berawal dari ditunjuknya saya mewakili kecamatan untuk mengirimkan satu qori dan satu qoriah mengikuti Pelatihan Pelatih Qori / Qoriah Kabupaten Cilacap Tahun 2016. Bisa Anda bayangkan bagaimana perasaan seseorang yang sama sekali belum bisa membaca tilawah ditunjuk untuk mengiikuti Pelatihan Pelatih Qori / Qoriah Kabupaten Cilacap Tahun 2016?
Dalam sambutan ketua panitia, menjelaskan bahwa Pelatihan Pelatih Qori / Qoriah Kabupaten Cilacap adalah sebuah program tahunan yang sudah dimulai sejak tahun 2014. Jadi tahun ini adalah tahun ke tiga. Pelatihan ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah Kabupaten Cilacap untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta wujud kepedulian kepada pelatih Qori / Qoriah untuk mengembangkan kemampuannya. Dengan harapan nantinya pelatih qori /qoriah yang mengikuti pelatihan ini dapat mengajarkan kepada santri-santrinya. Sehingga di Kabupaten Cilacap semakin banyak Qori / Qoriah. Karena faktanya sekarang ini seorang qori / qoriah adalah “balang” (barang langka), yaitu tidak disemua desa / kota memiliki seorang qori / qoriah. Dengan semakin banyaknya qori / qoriah di seluruh daerah di Kabupaten cilacap maka akan meningkatkan motivasi masyarakat Cilacap untuk membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
 Setelah mendengarkan sambutan dari ketua panitia, kepala tambah pusing, jantung pun  berdendang semakin kencang. Semua tulisan yang saya lihat seperti tulisan “Apakah saya bisa?”.
Latihan pun dimulai, yang melatih adalah seseorang kelahiran Lampung bernama Bapak Zaenal Arifin, S.Sos.I. beliau adalah seorang yang sangat sabar. Beliau benar-benar mau mengulang-ulang sampai semuanya mau bunyi dan bisa. Terkadang menunjuk salah satu peserta dan itu yang membuat saya termotivasi untuk terus belajar dan berlatih. Selain hal itu yang menambah motivasi saya adalah :
  1. Ada dua peserta perempuan yang sudah saya kenal dengan baik karena mereka adalah teman kuliah. Dan kami bertiga bermalam di satu kamar yang sama. Hal ini dapat memudahkan saya untuk mengulang lagi pelatihan yang sudah diajarkan ketika ada waktu luang. Saya tidak malu karena mereka berdua tahu batas kemampuan qoriah saya. Ditambah lagi mereka selalu memberi motivasi kepada saya untuk mau terus mencoba.
  2. Keiginan dari diri sendiri untuk dapat mengajarkan ke santri dan anak didik mulai muncul. Dan untuk mewujudkan hal itu maka saya harus bisa.
Foto Bapak Zainal, dan Bapak Musringan bersama Bapak Edi (Wakil Bupati Cilacap)
Selain melatih membaca tilawah Bapak Zainal juga mengajarkan banyak hal, yaitu :
  • tips menjadi pelatih qori / qoriah
  1. pelatih harus memberi motivasi kepada muridnya agar mereka mempunyai mental yang baik. Jangan sampai bagus ketika latihan tetapi ketika di hadapan dewan juri atau banyak orang suaranya tidak bisa keluar karena malu.
  2. pelatih jangan terlalu memaksakan lagu kepada muridnya. Karena lagu itu harus mengikuti tajwid, bukan tajwid yang mengikuti lagu.
  3. Pelatih harus mengajarkan makhroj dan tajwid kepada muridnya. Dan muridnya harus dapat membaca Al-Qur’an dengan makhroj dan tajwid yang benar.
  4. Intonasi harus stabil, karena jika tidak stabil maka akan sering melakukan kesalahan (kecletot).
  • kesalahan yang sering dilakukan peserta qori / qoriah
ketika Anda menjadi juri dalam perlombaan qori / qoriah, Anda harus perhatikan :
  1. Ta’awud dan bismillah sudah memakai nada tinggi. Ta’awud nadanya harus lebih rendah dari bismillah.
  2. Peserta bukan melafalkan dengan nada tilawah tetapi nada murrotal. Perhatikan perbedaan antara tilawah dan murottal : Tilawah adalah bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan not-not lagu (tausyikh) baik model makkawi maupun misri mulai dari suara dasar ( qoror) sampai dengan jawabul jawab (paling tinggi) dengan nada mengikuti pola lagu yang dibawakan. Sedangkan murottal adalah membaca Al-Qur’an dengan menggunakan tausyikh, akan tetapi pola membacanya dengan nada stabil (seperti bacaan imam masjidil haram).
  • Batas minimal lagu peserta lomba qori / qoriah
  1. Untuk tingkatan anak-anak yaitu usia anak SD/MI, batas minimalnya adalah 3 (tiga) lagu.
  2. Untuk tingkatan remaja yaitu usia anak SMP/MTS, batas minimal lagunya adalah 4 (empat) lagu.
  3. Untuk tingkatan dewasa yaitu usia anak SMA/MA, batas minimal lagunya adalah 5 (lima) lagu.
  • Makanan yang harus dikurangi oleh seorang qori / qoriah
Ternyata ada beberapa makanan yang dapat mempengaruhi kualitas pita suara. Ada yang meningkatkan dan ada pula yang menurunkan kualitas pita suara. Adapun makanan yang dapat menurunkan kualitas pita suara yaitu :
  1. Pisang raja
  2. Gorengan
  3. Timun
  4. Minuman Es
  5. Makanan pedas
  • Hal yang mempengaruhi kualitas pernafasan 
Dalam melafalkan tilawah Al-Qur’an membutuhkan kualitas pernafasan yang baik. Karena tilawah membutuhkan nafas yang panjang untuk dapat menyelesaikan satu lagu. Jika kualitas pernafasannya kurang baik maka qori / qoriah akan mengambil nafas di tengah kalimat, padahal dalam membaca Al-Qur’an tidak boleh mengambil nafas di tengah kalimat. Adapun hal yang mempengaruhi kualitas pernafasan adalah :
  1. Merokok
  2. Obesitas / kegemukan
Ada teknik latihan pernafasan yang diajarkan oleh Bapak Zainal, caranya yaitu :
  1. Tarik nafas perlahan sampai Anda tidak dapat menarik nafas lagi.
  2. Tahan udara yang Anda ambil di dalam perut selama 10 detik.
  3. Kemudian keluarkan secara perlahan selama lebih dari 10 detik. Lebih baik lagi jika mengeluarkan udaranya di depan lilin, dan menjaga lilin tersebut tidak padam ketika Anda mengeluarkan nafas.
  4. Lakukan latihan ini secara rutin dan setiap hari kualitasnya harus bertambah. Misalkan hari pertama dapat mengeluarkan nafas selama 12 detik, hari ke dua 15 detik, hari ke tiga 18 detik dan seterusnya.
  5. Lakukan kegiatan nomer 3, tetapi dengan membunyikan suara “A”. di 10 detik pertama mengambil nada rendah, kemudian 10 detik berikutnya mengambil nada lebih tinggi, dan seterusnya.
  • Usaha untuk memperbaiki pita suara
 Jika Anda bukan bernasab dari seorang qori / qoriah, Anda dapat memperbaiki nasib yaitu dengan melakukan usaha untuk memperbaiki pita suara Anda, yaitu dengan :
  1. Tuanglah air yang matang / sudah dimasak di dalam wadah seperti gelas atau botol tanpa ditutup, letakan wadah tersebut di luar rumah agar dapat tercampur dengan air embun, lalu minumlah air tersebut setelah Anda bangun tidur, sebelum Anda berwudlu. Lalu buatlah air yang baru Anda minum tadi keluar melewati mulut Anda. Maka air tersebut akan membawa lendir yang ada di tenggorokan Anda sehingga suara Anda akan lebih jernih. Hal ini lebih alami, hemat, dan menyehatkan dibandingkan jika Anda melakukan gurah.
  2. Membiasakan latihan tilawah di pagi hari / bangun tidur. Karena di pagi hari suara masih terasa berat. Jika Anda sering latihan di pagi hari dan suaranya dapat melengking tinggi maka di siang dan malam hari pasti Anda merasa lebih mudah.
  3. Makanlah kuning telur ayam kampung yang dikocok dengan madu dan kencur. Hal ini dapat menguatkan pita suara Anda.
  4. Minumlah jahe mentah yang diparut dan diseduh ½ gelas serta diberi sedikit gula untuk menghilangkan rasa pahit kemudian disaring. Minumlah di malam hari. Selain menyehatkan badan, ini dapat menguatkan pita suara Anda.
peserta pelatihan pelatih qori / qoriah Kab. Cilacap tahun 2016
Demikian cerita saya, sekarang pertanyaan seperti di atas tak hinggap lagi dalam pikiran saya. Bagaimana dengan Anda? Semoga dapat memberi motivasi dan pembelajaran bagi Anda.

Nadhom ‘Aqidatul ‘Awam Latin

Di madrasah diniyah sudah mengenal dan diajarkan kitab ‘Aqidatul ‘Awam, dan pasti santri diwajibkan untuk menghafalkannya. Madrasah diniyah tempat saya belajar dengan para santri, mulai belajar ‘Aqidatul ‘Awam yaitu di kelas III (tiga) Madrasah Diniyah. Santrinya berusia sekitar 9 sampai  13 tahun. Rata-rata sudah khatam Qiroati dapat membaca Al-Qur’an. Tetapi tak semua santri dapat membaca dengan baik. Ada beberapa santri yang masih bertahan di Qiroati karena belum lancer dalam membacanya. Hal ini menyebabkan santri tersebut kesulitan ketika disuruh untuk menghafalkan nadhom ‘Aqidatul ‘Awam yang berbahasa dan bertulisan bahasa Arab. Untuk membantu santri tersebut saya akhirnya membuatkan nadhom ‘Aqidatul ‘Awam dalam tulisan bahasa Indonesia. Semoga ini dapat bermanfaat.

Nadhom ‘Aqidatul ‘Awam dalam tulisan bahasa Indonesia adalah sebagai berikut :

  1. Abdau bismillahi wa rohmani # wa birohimi daimil ihsani
  2. Falhamdulillahil qodimil awali # al akhiril baqi bila tahawuli
  3. Tsuma sholatu wassalamu sarmada # ‘ala nabiyi khoiri man qod wahada
  4. Wa alihi washohbihi waman tabi’ # sabiladinil haqi ghoiro mubtadi
  5. Waba’du fa’lam bi wujubil ma’rifah # min wajibi lillahi ‘isrina shifah
  6. Fallohu maujudun qodimun baqi # mukholiful lilkholqi bil itlaqi
  7. Waqoimun ghoni wa wahidun wahay # qodir muridun ‘alimun biqulisyai
  8. Sami’unil bashiru wal mutakalimu # lahu shifatun sab’atun tantadhimu
  9. Faqud rotun irodatun sam’un bashor # hayatunil ‘ilmu kalamu nistamar
  10. Wajaizun bifadhlihi wa’adlihi # tarkullikuli mumkinin kafi’lihi
  11. Arsala ambiya dawi fatonah # bishidqi wattablighi wal amanah
  12. Wajaizun fi haqihim min ‘arodhi # min ghoiri naqshin kakhofi fil marodhi
  13. ‘ismatuhum kasairil malaikat # wajibatun wa fadholul malaikat
  14. Wal mustahilu dhidu kulli wajibi # fahfadh likhomsina bihukmin wajibi
  15. Tafshilu khomsatin wa ‘isrina lazim # kula mukalafin fahaqqiq waghtanim
  16. Hum adamun idrisun nuhun hudu ma’ # sholih wa ibrohimu kullu mutaba’
  17. Luthun wa isma’ilu ishaqu kadza # ya’qubu yusufu wa ayubuhtadza
  18. Syu’aibu haruna wamusa wal yasa’ # dzulkifli dawudu sulaimanuttaba’
  19. Ilyasu yunusu zakariya yahya # ‘isa wa thoha khotimun da’ ghoya
  20. ‘alaihimu sholatu wasalamu # wa alihi madamatil ayamu
  21. Wal malakuladzi bila abi wa um # la aklala syurba wala mauma lahum
  22. Tafshilu ‘asyrimmihumu jibrilu # mikalu isrofilu ‘izroilu
  23. Munkar nakirun wa roqibun wakadza # ‘atidun malikun waridhwanuhtada
  24. Arba’atun min kutubin tafsiluha # taurotu musa bil huda tanziluha
  25. Zaburu dawuda wa injilu ‘ala # ‘isma wafurqonu khoiril mala
  26. Wa shuhuful kholili wal kalami # fiha kalamul hakamil ‘alimi
  27. Wakuluma ata bihi rosulu # fahaqquhu taslimu wal qobulu
  28. Imanuna biyaumi akhhirin wajab # wakuli ma kana bihi minal ‘ajab
  29. Khotimatun fi dzikri baqil wajibi # mima ‘ala mukalafin min wajibi
  30. Nabiyuna muhammadun qod ursila # lil ‘alamina rohmatan wa fudhila
  31. Abuhu ‘abdullohi ‘abdul mutholib # wa hasyimun ‘abdu manafin yantasib
  32. Wa ummuhu aminatu zuhriyyah # ardho’athu halimatu sa’diyyah
  33. Mauliduhu bimakatal aminah # wafatuhu bithoibatal madinah
  34. Atama qoblal wahyi arba’ina # wa ‘umruhu qodjawaza sitinah
  35. Wa sab’atun auladuhu faminhumu # tsalatsatun mina dzukuri tufhamu
  36. Qosim wa ‘abdullohi wahwa thoyibu # wathohirun bidzaini dza yulaqobu
  37. Atahu ibrohimu min surriyah # fa ummuhu mariyatul qibtiyah
  38. Wa ghoiru ibrohima min khodzijah # hum sittatun fakhud bihim walijah
  39. Wa arba’un minal inatsi tudzkaru # ridhwanu robbi liljami’I yudzkaru
  40. Fatimatu zahroi ba’luha ‘ali # wabnahuma sibthoini fadhluhum jail
  41. Fa zainabun wa ba’daha riqoyah # wa ummu kultsumin zakat rodhiyyah
  42. ‘an tis’I niswatin wa faatul mushthofa # khuyyirna fakhtarna nabiyal mushthofa
  43. ‘aisatun wa hafshotun wa saudah # shofiyatun maimunatun wa romlah
  44. Hindun wa zainabun kadza juwairiyah # lil mukminina ummahatun mardhiyyah
  45. Hamzatun ‘ammahu wa ‘abbasu kadza # ‘ammatuhu shofiyyatun dzatuhtidza
  46. Wa qobla hijroti nabiyyil isro # min makatin lailan liqudsin yudro
  47. Wa ba’da isroin ‘urujun lissama # hatta roa nabiyyu rubban kullama
  48. Min ghoiri kaifin wanhishorin waftaridh # ‘alaihi khomsan ba’da khomsina farodh
  49. Wa balaghil ummata bil isroi # wa fardhi khomsatin bilamtiroi
  50. Qod faza shiddiqun bitashdiqin lahu # wa bil ‘uruji shidqu wa fa ahlahu
  51. Wa hadihi ‘aqidatun mukhtashoroh # wa lil’awamili sahlatun muyassaroh
  52. Nadhimu tilka ahmadul marzuqi # man yantami lishodiqil mashduqi
  53. Walhamdu lillahi washolla sallama # ‘ala nabiyyu khoiri man qod ‘allama
  54. Wal ali wa shohbi wakulli mursyidi # wakuli man bikhoirin hadyin yaqtadi
  55. Wa as alul karima ikhlashol ‘amal # wa naf’a kulla man biha qodisytaghol
  56. Abyatuha maizun bi ‘addil jumali # tarikhuha li hayyu ghurrin jumali
  57. Sammaituha ‘aqidatal ‘awama #min wajibin fiddiini bittamaali

Disuruh Nglatih Tapi Tak ahli, Siapa Takut ?

Disuruh Nglatih Tapi Tak ahli, Siapa Takut ? – Menjadi seorang guru memang dituntut untuk memiliki banyak keahlian. Terutama menjadi guru SD/MI. Guru tidak hanya mengajarkan mata pelajaran seperti IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan mata pelajaran lainnya. Tetapi juga harus bisa melatih ekstra kurikuler seperti murotal, pidato, membaca puisi, melukis lukisan maupun kaligrafi dan masih banyak lagi. Karena banyak sekali perlombaan yang diadakan sebuah instansi untuk usia SD/MI. Sebuah sekolah yang ingin maju, tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Ada banyak sekali alasannya, yaitu : 
Dengan mengikuti perlombaan tersebut, sebuah sekolah bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat. 
Sebagai ajang untuk memunculkan bibit-bibit unggulan di sekolah. Sesuai dengan bakat dan minat siswa. 
Ketika mengalami kekalahan/tidak mendapat juara, dapat dijadikan pelajaran untuk lebih baik lagi pada perlombaan yang selanjutnya. 
Disuruh nglatih tapi tak ahli, siapa takut ?
Disuruh Nglatih Tapi Tak ahli, Siapa Takut ?
Jika mendapat kejuaraan, maka akan menambah koleksi piala kejuaraan serta mengharumkan nama sekolah tersebut. Sehingga dapat menarik perhatian wali murid untuk memasukkan putra – putrinya ke sekolah tersebut. 
Dan tentu saja hal ini dapat mengukur kreatifitas guru – guru yang ada di sekolah tersebut. 
Sehubungan dengan alasan yang terakhir, tentu tidak semua guru bisa melatih berbagai macam ekstrakurikuler. Bahkan ada yang lebih parah lagi, yaitu misalkan dalam satu sekolah tidak ada guru yang bisa murotal dalam membaca Al-Qur’an. Jika terjadi hal demikian, maka bagaimana bisa untuk melatih siswanya untuk mengikuti lomba murotal Al-Qur’an? 
Bagi guru yang kurang kreatif pasti langsung mengambil keputusan untuk tidak usah mengirimkan perwakilan siswanya untuk mengikuti lomba murotal Al-Qur’an. Lalu bagaimana sekolah tersebut akan maju. Tentu Anda bukan guru yang seperti itu bukan ?
Sekolah yang tetap menginginkan siswanya mengikuti lomba tersebut walaupun tidak ada guru yang menguasai materinya dapat mengundang guru profesional/ orang yang ahli di bidangnya. Tentu hal itu membutuhkan dana yang tidak sedikit bukan?
Nah berikut ini akan dijelaskan beberapa tips untuk mengatasi masalah – masalah tersebut, mari disimak!

A. LOMBA ADZAN

Zaman sekarang mungkin keinginan seorang laki – laki untuk menjadi guru semakin menipis. Belum lagi tidak semua laki – laki dapat mengumandangkan lafadz adzan dengan baik. Lalu bagaimana jika ada lomba Adzan? Apakah siswanya bisa?
Siswa disuatu sekolah tidak hanya satu atau dua anak laki – laki saja. Anda harus yakin bahwa salah satu atau dua siswa laki – laki di sekolah Anda pasti ada yang memiliki suara yang bagus. Seleksilah! Misalnya ketika jadwal pelajaran Fiqih anda menyuruh siswa dalan satu kelas itu maju untuk melafalkan Adzan secara bergantian. Maka Anda pasti akan mendapatkan satu siswa yang terbaik.
Jika Anda bukanlah muadzin yang bagus, maka carilah video atau mp3 adzan di internet. Lalu dengarkan kepada siswa Anda. Biarkan dia berlatih dengan video tersebut. Tetapi Anda harus selalu mendampinginya. Karena dukungan dari Anda adalah semangat untuk siiswa Anda.

B. LOMBA MUROTTAL AL-QUR’AN

Membaca Al-Qur’an dengan murottal tidaklah mudah. Tidak semua guru dapat melakukannya, mungkin Anda salah satunya. Tetapi jangan khawatir tidak dapat melatih siswanya. Pertama-tama Anda harus mencari siswa yang sudah lancar serta tepat makhroj dan tajwidnya dalam membaca Al-Qur’an, karena untuk usia SD/MI mencari siswa yang sudah lancar serta tepat makhroj dan tajwidnya dalam membaca Al-Qur’an sangat sedikit. Anda bisa menanyakan siapa saja yang mengajinya sudah sampai Al-Qur’an. Lalu teslah satu persatu siswa tersebut. Ambilah beberapa siswa yang paling baik membaca Al-Qur’annya dan yang bagus juga suaranya. Jika Anda bukanlah pembaca Al-Qur’an yang bagus, maka carilah video atau mp3 murottal di internet. Lalu dengarkan kepada siswa Anda. Biarkan dia berlatih dengan video tersebut. Tentu Anda harus selalu mendampinginya.
Disuruh nglatih tapi tak ahli, siapa takut ?
Disuruh Nglatih Tapi Tak ahli, Siapa Takut ?
C. LOMBA PIDATO
Anda bukan Dai yang professional? Tidak jadi masalah jika Anda diperintah melatih anak untuk ikut lomba pildacil. Anda bisa mencari materi pidatonya di Internet, tinggal ditambahkan satu atau dua hadits Nabi Muhammad yang berkaitan dengan tema pidato, dan beri dalil Al-Qur’an yang sesuai juga. Kemudian sedikit dijelaskan keterkaitan hadits dan Al-Qur’an tersebut dengan tema pidato. Jika ingin lebih berbobot lagi selipkan bahasa asing seperti bahasa Inggris, atau bahasa lainnya. Agar lebih menarik sebelum atau sebelum berpidato diberi pantun, misalnya :
Ada topi di atas sambal layah
Saya upi dari MI Islamiyah
Topinya difoto yang punya bergaya
Upi mau pidato, tolong diperhatikan ya.
Jalan-jalan ke Jadi Baru
Tidak Lupa Membeli roti
Kalau ada salah dan keliru
Mohon maaf dari lubuk hati
Setelah teks selesai, Anda tinggal menyerahkan ke siswa untuk dihafalkan. Jangan lupa beri dia contoh gaya, intonasi, dan ekspresi ketika berpidato. Jika Anda tidak bias Anda bias download video pildacil di Internet, kemudian siswa Anda disuruh mencontohnya.
Nah, mudah kan. jadi Anda jangan galau lagi kalau diperintah oleh kepala Sekolah untuk melatih Siswanya,. Walaupun Anda tidak ahli, tetapi Anda bisa mencoba trik di atas.

Merintis Blog / website Dari Desa

Merintis Blog / website Dari Desa – Selamat  membaca chyrun.com. Baiklah, pada postingan ini saya ingin menyasar target pembaca dari kampung atau desa, semoga dapat membantu teman-teman saya di desa yang ingin mencoba membuat sebuah situs blog atau website. Atau mungkin perangkat desa yang ingin membuat website desa mereka.

Ada dua pemahaman yang harus dipahami dari judul di atas, yaitu merintis blog pribadi Anda sebagai orang desa, serta merintis blog dalam cakupan pemerintahan Desa. Ini berbeda, jika Anda ingin membuat blog probadi, tidak akan seribed membuat blog pemerintahan tentunya.

Akan saya bagi dalam dua pembahasan, membahas situs blog untuk pemerintahan dan membahas situs blog pribadi Anda sebagai orang desa.

Situs blog/ website Pemerintahan Desa

Program Kementrian Informasi dengan menyediakan domain desa.id memiliki tujuan salah satunya mengenalkan dunia informasi digital khususnya media blog kepada pemerintahan desa serta masyarakatnya. Tentunya untuk mempermudah akses dan pelayanan kepada masyarakat.

Merintis Blog / website Dari Desa

Loncatan perubahan teknologi informasi yang begitu cepat, menuntut pemerintah lebih sigap dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ini adalah program yang dibuat atas latar belakang perkembangan media informasi digital yang begitu cepat, bahkan sangat cepat.

Pemerintah ingin mendidik masyarakat terutama pegawai pemerintahan pedesaan, bahwa kita bisa membuat media informasi berupa blog / website desa. Mengisinya dengan berbagai konten yang berkaitan dengan desa tersebut dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan program pemerintah melalui kementrian komunikasi dan informasi, tentu menguntungkan masyarakat desa dan pegawai pemerintahanya.

Apa keuntunganya ?

Keuntungan pertama tentu mendidik masyarakat desa untuk lebih mengenal dan terlibat dalam perkembangan informasi digital, bisa berupa blog atau website. Karena dengan blog / website, masyarakat lebih dimudahkan dalam mengakses informasi terkait desa. Misalnya, Masyarakat cukup menggunakan Handphone atau komputer untuk mengakses tranparansi laporan keuangan desa tanpa harus menuju kantor desa untuk menanyakanya, dapat mengakses syarat dan ketentuan dalam membuat surat-surat seperti KTP dan surat kependudukan lainya.

Merintis Blog / website Dari Desa

Kentungan kedua adalah karena semakin meleknya masyarakat desa terkait blog / website, maka masyarakat itu sendiri diharapkan tertarik dan ikut berperan di dalamnya. Seperti, karena tahu ilmunya, masyarakat dapat mulai membuat situs blog sendiri, jangan salah, sebuah blog yang kita miliki dapat menghasilan uang dan dapat mengurangi pengangguran di desa.

Keuntungan ketiga, dengan semakin terdidiknya masyarakat pedesaan, pekerjaan perangkat desa akan semakin mudah praktis dan efisien.Karena setiap Informasi penting sudah terupload dalam blog / website desa maka perangkat desa tidak perlu lagi menjelaskan panjang lebar.

Misalnya, jika saya seorang warga desa dan desa tempat saya berada sudah memiliki website sebagai gudang informasi publik, maka saya tidak perlu repot-repot menuju balai desa untuk sekedar bertanya. Begitupun perangkat desa, tidak perlu repot-repot menjelaskan kepada saya tentang informasi yang saya butuhkan, karena semua sudah ada di website desa.Kerja perangkat desa akan Efektif dan efisien.

Keuntungan ke empat adalah semakin dikenalnya desa oleh pihak luar, kita bisa mempromosikan pariwisata yang ada di desa. Misalnya mempromosikan Wisata gunung putri desa kalitapen. Dan promosi-promosi lainya.

Blog pribadi yang dirintis dari desa

Saya berharap sekali, pemerintah suatu saat memfasilitasi proses perkembangan informasi di desa, salah satunya dengan memberikan kemudahan dalam akses internet di desa.

Kita sebagai masyarakat desa, memiliki hak yang sama untuk maju. Jika Anda seorang desa seperti saya, dan anda tertarik dengan dunia online, maka anda bisa merintis dengan membuat sebuah blog dan menuangkan setiap pengalaman anda dalam blog tersebut.

Setiap tulisan, foto atau vidio yang anda upload di blog akan bisa di akses oleh siapa saja di dunia ini selama ada internet. Apa keuntunganya?. Baik mari kita uraikan satu persatu.

Pertama, Anda bisa mempromosikan desa anda ke dunia luar bahkan internasional hanya melalui sebuah blog yang Anda punya. Senakin banyak yang membaca tulisan Anda, semakin terkenal desa Ada dan akan banyak orang penasaran dan bedatangan ke desa Anda.

Kedua, Anda juga bisa menguangkan blog anda, semakin ramai pengunjung blog maka penghasilan dari blog akan semakin tinggi.

Saya terinspirasi dari sebuah wilayah di kalimantan dan jawa timur. Di sana ada sebuah kampung blogger, hampir sebagian warganya berprofesi sebagai blogger. Mereka mampu menghasilkan puluhan bahkan ratusan juta dari aktivitas online mereka.

Saya memiliki sebuah mimpi, ingin menjadikan desa asal saya yaitu desa Kalitapen sebagai sebuah desa yang warganya paling tidak anak mudanya memiliki sebuah situs yang isinya beragam dan mereka dapat berbagi informasi di dalamnya.

Saya sangat bersedia sekali jika diminta oleh pemerintah desa untuk melakukan pelatihan terkait media online khususnya pelatihan membuat blog untuk pemuda yang ada di desa saya tersebut.

Tentang bagaimana merintis sebuah blog yang menghasilkan uang dan segala hal teknis dasar dalam membuat sebuah web / blog.

Salam chyrun.com