Arsip Kategori: Menulis

Pengaruh Positif Blog Terhadap Kehidupanku

Pengaruh Positif Blog Terhadap Kehidupanku

Artikel Pengaruh Positif Blog Terhadap Kehidupanku ini saya re post, karena sempat huilang dari daftar artikel di tahun 2016 di karenakan perpindahan hosting.

Perkenalkan namaku Rian Nova, anak yang baru lahir didunia tulis menulis blog. Sebenarnya sudah tertinggal sangat jauh jika melihat teman-teman blogger yang lain. Mereka sudah memulai ngeblog bertahun-tahun yang lalu disaat pemikiranku masih buta akan itu dan bertanya heran ”apa sih gunanya ngeblog?”

Ternyata banyak sekali manfaat dari blogger, mulai dari banyak teman hingga mendapatkan uang. Namun disini aku bukan akan membahas manfaat blog secara umum, tapi lebih kepada pengaruh blog yang baru aku “kawini” ini terhadap kehidupanku. Dan semoga perkawinanku ini akan tetap bertahan dan awet..amin..

Semenjak aku menulis di blog, aku merasa harus Lebih Sering Membaca Dan Menggali Informasi, ya sudah jelas alasannya supaya tulisanku berisi, supaya tidak malu-maluin bagi pembaca blogku yang budiman,hehe

Selain itu, sebagai penulis tentunya aku tidak ingin memberikan informasi palsu yang menyesatkan, tulisanku harus mempunyai dasar dan referensi yang kompatibel, juga harus dapat dipertanggung jawabkan. Makanya dengan standar yang seperti itulah membuat saya lebih rajin membaca dan mengorek-orek informasi apapun.

Pengaruh Positif Blog Terhadap Kehidupanku
Menulis

Aku menjadi sering menulis

Menulis di blog juga etikanya adalah selalu mengupdate artikel, namun karena inspirasi murni dari otak yang kadang-kadang mandeg, maka diperlukan inspirasi buatan. Aku  harus selalu mempunyai gagasan baru, ya tentunya dengan membaca bukulah akan lahir ide-ide dan bahan untuk menulis.

Sebagai bangunan yang harus dibangun dengan ketekunan, blog menuntutku untuk lebih Menghargai Waktu, tidak ada lagi waktu yang terbuang, tidak ada waktu lagi bagiku untuk melamun, meratapi sakit hati karena mantan (haha, jadi curhat).

Semaksimal mungkin aku gunakan waktu luangku untuk membaca dan menulis, membaca sebaca-bacanya dan menulis senulis-nulisnya. Ada rasa sesal dan berdosa jika sampai 3-4 hari aku tidak membuat tulisan satupun.

Dalam menulis tentunya kita akan berusaha semaksimal mungkin menyajikan tulisan yang sebaik-baiknya, pilihan kata yang baik dan kalimat yang menarik. Kebiasaan itupun tanpa sadar menular juga pada gaya bahasa yang digunakan dalam interaksi lisanku, Bahasaku Lebih Tertata. Bicara lebih hati-hati karena sadar bahwa orang lain akan menilai apa yang kita keluarkan dan itu mencerminkan kualitas diri.

Dengan semakin seringnya memposting tulisan di blog, maka semakin banyak pula komentar dari orang lain yang diterima. Baik itu komentar yang memuji ataupun komentar yang mengkritik. Semua itu harus diterima sebagai bahan dari orang lain untuk membangun. Mau Menerima Kritik adalah manfaat yang dapat aku ambil dari menulis di blog.

Kebiasaan mau menerima kritik dengan respon yang baik memang belum menjadi budaya. Kebanyak orang akan sungkan jika orang lain mengungkapkan kejelekannya, lebih senang dipuji. Padahal justru komentar yang dianggap buruk tersebutlah yang akan menjadikan lebih baik tentangmu. Awalnya memang aku agak sedikit merasa berat, tapi setelah menyadari manfaat dari kritikan, justru itu membuatku merasa ada orang lain yang mempedulikanku.

Aku bercita-cita menjadi seorang blogger sukses. Dan salah satu syarat untuk menjadi sukses dalam segala hal adalah mampu mengorganisir waktu. Menyiapkan bahan, menulis hingga mengkroscek suatu karya membutuhkan perencanaan yang baik. Yah..menulis diblog secara sadar atau tidak sadar akan membuat Hidup Lebih Terencana.

Aku berusaha bukan hanya menjadi penulis, tapi juga sebagai pelaku. Tulisanku bermacam-macam, paling banyak adalah mengenai motivasi dan tips. Bukan hanya nulis doang, tentunya aku akan berusaha menerapkan apa yang aku tulis karena itu adalah buah dari pemikiranku.

Sebenarnya banyak lagi manfaat yang lain, tapi itulah pengaruh-pengaruh yang aku dapat secara relatife instan. Semoga aku akan terus istikomah terhadap kegiatanku ini dan mendapat anugerah dari-Nya.

-RianNova-

Begini Cara Mendapatkan Ide Dalam Menulis

Begini Cara Mendapatkan Ide Dalam Menulis

Begini Cara Mendapatkan Ide Dalam Menulis – “Jika kau bukan anak raja dan bukan anak dari Ulama besar maka menulislah itu sepenggal kalimat yang ditulis oleh ulama besar dunia, Imam Al-Ghazali. Namun sayangnya bagi sebagian orang menulis merupakan sesuatu yang sulit dilakukan.

Berbicara masalah menulis memang tidak mudah, apalagi bila tulisan kita dituntut untuk berkualitas, menulis bukan hanya soal kebiasaan namun juga jauh dari itu semua, menulis berawal dari sebuah ide. Namun sayangnya ide atau gagasan ini kerapkali menjauh dari otak manusia

Permasalahan yang kerap terjadi adalah dalam kondisi tertentu kita terkadang sulit untuk berpikir, sulit mencari gagasan, kita seakan berada dalam lembah hampa. Jika gagasan saja tidak ada mana mungkin akan lahir tulisan itu sendiri.

Ilustrasi menulis

“Impoten” untuk berpikir dan menemukan ide baru ini memang seringkali hadir, belum lagi kondisi manusia yang naik turun, dalam kondisi turun ini jangankan menulis bergerak saja terasa malas.

Oleh karena itu pintar-pintarnya kita untuk mencari ide, mulai membuka diri, mengamati sekeliling, menghampiri yang terlewat dan mencari hal baru untuk sekedar keluar dari zona menjenuhkan dalam aktifitas sehari-hari.

Ide atau gagasan bisa muncul darimana saja tanpa pandang tempat dan waktu, bahkan ide-ide yang berilian kerapkali hadir dalam suasana yang konyol dan menjijihkan seperti sedang “tongkrong” di kamar mandi.

Menulis merupakan perbuatan yang menyenangkan karena lewat tulisan kita bisa mengeluarkan “unek-unek” sehingga hati kita sedikit lega. Menulis juga bisa “menampar” seseorang yang berpikiran beda dengan kita.

Berikut akan kami ulas beberapa cara mendapatkan ide atau gagasan yang mungkin pas diterapkan dikeseharian anda:

1. Keluar Rumah

Untuk  mendapatkan ide kadang kita harus keluar rumah, ide akan menjauh karena hidup kita hanya itu-itu saja dan ketemu dengan orang yang sama, maka lakukanlah hal ini “keluar rumah” pergilah ketempat yang kau sukai untuk hanya sekedar menikmati kondisi yang sedang kita alami.

Kita juga bisa bertemu dan bercengkrama dengan teman yang sudah lama tidak berjumpa, ide juga bisa datang dari obrolan-obrolan sederhana, hal yang besar berawal dari kecil, dan hal ini berlaku juga dalam menulis.

2. Mengasingkan Diri

Yang aneh adalah seringkali ide justru hadir jikalau kita sedang mengasingkan diri, mengasingkan diri tidak berarti kita menutup diri dengan diam saja di kamar, namun mengasingkan diri disini berarti mencoba melakukan sebuah perjalanan sendiri.

Pergi kesuatu tempat dimana disana kita bisa merenung tentang hidup, tentang mensyukuri pencampaian-pencapain kita selama ini dan mengagungkan kebesaran ilahi.

3. Menjadikan Menulis Menjadi Pekerjaan Utama

Jika menulis sudah dijadikan pekerjaan utama, maka akan tidak ada alasan lagi bagi seseorang untuk tidak menulis, coba kalian amati wartawan, mereka setiap hari harus dituntut untuk menulis, kalau tidak maka koran-koran pagi akan kosong.

Namanya juga sudah menjadi pekerjaan kalau tidak mereka lakukan maka dapur akan berhenti berasap, atas dasar itu maka jadikan menulismu menjadi pekerjaan utamamu.

4. Jangan Berhenti Belajar (membaca)

Membaca selain menambah wawasan juga menambah pemberdayaan kata, penulis akan sangat kesulitan jika pemberdayaan kata mereka minim. Sebab menulis merupakan perpaduan kata per kata.

Jika kita tidak banyak membaca maka akan sangat sedikit pemberdayaan kata yang terserap di otak kita, akibatnya kita akan mengalami kebuntuhan dalam menulis.

5. Jangan Berhenti Menulis

Yang konsisten yang akan selamanya menang, menulis memerlukan konsistensi tinggi karena wilayah penulisan itu adalah wilayah rasa, nah yang menjadi masalah adalah jika “mood” kita tidak baik maka akan berat sekali rasanya untuk menulis.

Untuk mengatasi masalah-masalah seperti itu maka coba sederhanakan dulu otak kita, tulislah tentang hal-hal yang sudah kita lakukan sepanjang tadi atau buatlah diary, ini akan sangat membantu kemampuan kita untuk menulis.

Baca juga :

Demikian cara mendapatkan ide atau gagasan dalam menulis, semoga bermanfaat !!!