Arsip Tag: hipertensi

Pengertian, Penyebab dan Gejala Hipertensi Serta Pencegahanya

Pengertian, Penyebab dan Gejala Hipertensi Serta Pencegahanya

Pengertian, Penyebab dan Gejala Hipertensi Serta Pencegahanya – Hipertensi merupakan penyakit yang makin banyak dijumpai di Indonesia, terutama di kota-kota besar dan merupakan faktor risiko langsung terhadap timbulnya infark iokard dan CVA (cerebrovascular accidents). Meskipun tidak dapat diobati, pencegahan dan penatalaksanaan dapat menurunkan kejadian hipertensi dan penyakit yang menyertainya.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” karena jarang memiliki gejala yang jelas.  Sumber alodokter.com

Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama di negara berkembang tahun 2025 dari sejumlah 639 juta kasus di tahun 2000, di perkirakan menjadi 1,15 milyar kasus di tahun 2025. Prediksi ini didasarkan pada angka penderita hipertensi saat ini dan pertambahan penduduk saat ini, Dep Kes RI. (2013).

Konsep Dasar Hipertensi

#1. Pengertian Hipertensi

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah tinggi persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Tekanan darah berasal dari mekanisme pompa jantung yang mendorong sejumlah volume darah dengan tekanan yang tinggi agar darah sampai ke seluruh organ tubuh melalui pembuluh darah.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Hipertensi Serta Pencegahanya

Alat pengukur hipertensi

Jadi tingginya tekanan darah ditentukan oleh jumlah darah yang dipompakan jantung (curah jantung) dan diameter pembuluh darah.

Menurut Smeltzer (2002), hipertensi adalah peningkatan tekanan siastole yang tingginya tergantung dari umur individu yang terkena. Tekanan darah berfluktuasi dalam batas-batas tertentu, tergantung dari posisi tubuh, umur, dan tingkat stres yang dialami.

Hipertensi dengan peningkatan tekanan sistole tanpa disertai peningkatan tekanan diastole lebih sering pada lansia, sedangkan hipertensi peningkatan tekanan diastole tanpa disertai peningkatan tekanan siastole lebih sering terdapat pada dewasa muda.

#2. Penyebab penyakit hipertensi

Faktor risiko terjadinya hipertensi :

1. Obesitas / kegemukan

Faktor ini bisa dikendalikan. Orang yang memiliki berat diatas 30% berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar akan terkena hipertensi.

2. Kebiasaan merokok

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung, dan stroke. Oleh karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah. Faktor ini juga bisa dikendalikan.

3. Minuman beralkohol

Faktor ini bisa dikendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.

4. Stress

Stress dan emosi yang tidak stabil dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi.

Kurang olah raga

Diet yang tidak seimbang, makanan berlemak dan tinggi kolesterol

#3. Tanda dan gejala penyakit hipertensi

Sakit kepala

Rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk

Sulit tidur

Peningkatan tekanan darah > 140/90 mmHg

Mata berkunang-kunang

Dada berdebar-debar

Mudah lelah

Telinga berdenging

#4. Pencegahan penyakit hipertensi

Olahraga secara teratur sesuai kemampuan

Menjaga berat badan ideal

Mengkonsumsi banyak buah dan sayur

Kurangi garam dan makanan tinggi lemak

Mengubah kebiasaan hidup kurang sehat

Hindari stres

Periksa secara teratur ke pelayanan kesehatan terdekat.

Baca juga :

Demikian artikel tentang Pengertian, Penyebab dan Gejala Hipertensi Serta Pencegahanya.

Semoga bermanfaat,

Simpan

Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif

Cara Pengobatan Darah Tinggi dengan Metode Relaksasi Progresif

Cara Pengobatan Darah Tinggi dengan Metode Relaksasi Progresif – Teknik relaksasi progresif adalah sebuah teknik relaksasi otot dalam yang tidak memerlukan imajinasi, ketekunan atau sugesti.

Hipertensi (HTN) atau tekanan darah tinggi, kadang-kadang disebut juga dengan hipertensi arteri, merupakan kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Dikutip dari wikipedia.

Hipertensi penyebab utama kerusakan berbagai organ vital tubuh, baik secara langsung maupun tidak, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung dan disritmia, penyakit  ginjal seperti nefrosklerosis, insufisiensi, gagal ginjal, penyakit otak (stroke), serta arteri perifer dan retinopati.

Pada artikel ini akan mengulas seputas artikel kesehatan, yaitu Bagaimana langkah dan cara melakukan relaksasi progresif untuk mengobati darah tinggi atau hipertensi.

# Gerakan relaksasi progresif pertama

Gerakan pertama ini ditujukan untuk melatih otot tangan yang dilakukan dengan cara menggenggam tangan kiri sambil membuat suatu kepalan. Klien diminta membuat kepalan ini semakin kuat sambil merasakan sensasi ketegangan yang terjadi. Pada saat kepalan dilepaskan, klien dipandu untuk merasakan rileks selama 10 detik. Gerakan pada tangan kiri ini dilakukan dua kali sehingga klien dapat membedakan perbedaan antara ketegangan otot dan keadaan relaks yang dialami. Prosedur serupa juga dilatihkan pada tangan kanan.

# Gerakan relaksasi progresif kedua

Gerakan kedua adalah gerakan untuk melatih otot tangan bagian belakang. Gerakan ini dilakukan dengan cara menekuk kedua lengan ke belakang pada pergelangan tangan sehingga otot-otot di tangan bagian belakang dan lengan bawah menegang, jari-jari menghadap ke langit-langit.

Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif

# Gerakan relaksasi progresif ketiga

Gerakan ketiga adalah untuk melatih otot-otot Biceps. Otot biceps adalah otot besar yang terdapat di bagian atas pangkal lengan (lihat gambar 3). Gerakan ini diawali dengan menggenggam kedua tangan sehingga menjadi kepalan kemudian membawa kedua kepalan ke pundak sehingga otot-otot biceps akan menjadi tegang.

Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif

# Gerakan relaksasi progresif keempat

Gerakan keempat ditujukan untuk melatih otot-otot bahu. Relaksasi untuk  mengendurkan bagian otot-otot bahu dapat dilakukan dengan cara mengangkat kedua bahu setinggi-tingginya seakan-akan bahu akan dibawa hingga menyentuh kedua telinga. Fokus perhatian gerakan ini adalah kontras ketegangan yang terjadi di bahu, punggung atas, dan leher.

Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif

 

# Gerakan relaksasi progresif kelima

Gerakan kelima sampai ke delapan adalah gerakan-gerakan yang ditujukan untuk melemaskan otot-otot di wajah. Otot-otot wajah yang dilatih adalah otot-otot dahi, mata, rahang, dan mulut. Gerakan untuk dahi dapat dilakukan dengan cara mengerutkan dahi dan alis sampai otot-ototnya  terasa dan kulitnya keriput.

# Gerakan relaksasi progresif keenam

Gerakan keenam adalah gerakan yang ditujukan untuk mengendurkan otot-otot mata diawali dengan menutup keras-keras mata sehingga dapat dirasakan ketegangan di sekitar mata dan otot-otot yang mengendalikan gerakan mata.

Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif

Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif

 

# Gerakan relaksasi progresif ketujuh

Gerakan ketujuh bertujuan untuk mengendurkan ketegangan yang dialami oleh otot-otot rahang dengan cara mengatupkan rahang, diikuti dengan menggigit gigi-gigi sehingga ketegangan di sekitar otot-otot rahang.

# Gerakan relaksasi progresif kedelapan

Gerakan kedelapan ini dilakukan untuk mengendurkan otot-otot sekitar mulut. Bibir  dimoncongkan sekuat-kuatnya sehingga akan dirasakan ketegangan di sekitar mulut.

# Gerakan relaksasi progresif kesembilan

Gerakan kesembilan (gambar 7) ditujukan untuk merilekskan otot-otot leher bagian depan maupun belakang. Gerakan diawali dengan otot leher bagian belakang baru kemudian otot leher bagian depan. Klien dipandu meletakkan kepala sehingga dapat beristirahat, kemudian diminta untuk menekankan kepala pada permukaan bantalan kursi sedemikian rupa sehingga klien dapat merasakan ketegangan di bagian belakang leher dan punggung atas.

Pengobatan Darah Tinggi

 

# Gerakan relaksasi progresif kesepuluh

Gerakan kesepuluh bertujuan untuk melatih otot leher bagian depan (lihat gambar 7). Gerakan ini dilakukan dengan cara membawa kepala ke muka, kemudian klien diminta untuk membenamkan dagu ke dadanya. Sehingga dapat merasakan ketegangan di daerah leher bagian muka.

# Gerakan relaksasi progresif kesebelas

Gerakan kesebelas bertujuan untuk melatih otot-otot punggung. Gerakan ini dapat dilakukan dengan cara mengangkat tubuh dari sandaran kursi, kemudian punggung dilengkungkan, lalu busungkan dada sehingga tampak seperti pada gambar 6. Kondisi tegang dipertahankan selama 10 detik, kemudian rileks. Pada saat rileks, letakkan tubuh kembali ke kursi, sambil membiarkan otot-otot menjadi lemas.

# Gerakan relaksasi progresif kedua belas

Gerakan kedua belas, dilakukan untuk melemaskan otot-otot dada. Pada gerakan ini, klien diminta untuk menarik nafas panjang untuk mengisi paru-paru dengan udara sebanyak-banyaknya. Posisi ini ditahan selama beberapa saat, sambil merasakan ketegangan di bagian dada kemudian turun ke perut. Pada saat ketegangan dilepas, klien dapat bernafas normal dengan lega. Sebagaimana dengan gerakan yang lain, gerakan ini diulangi sekali lagi sehingga dapat dirasakan perbedaan antara kondisi tegang dan rileks.

Pengobatan Darah Tinggi

 

# Gerakan relaksasi progresif ketiga belas

Gerakan ketiga belas bertujuan untuk melatih otot-otot perut. Gerakan ini dilakukan dengan cara menarik kuat-kuat perut ke dalam, kemudian menahannya sampai perut menjadi kencang dank eras. Setelah 10 detik dilepaskan bebas, kemudian diulang kembali seperti gerakan awal untuk perut ini. Gerakan 14 dan 15 adalah gerakan-gerakan untuk otot-otot kaki. Gerakan ini dilakukan secara berurutan.

# Gerakan relaksasi progresif keempat belas

Gerakan keempat belas bertujuan untuk melatih otot-otot paha, dilakukan dengan cara meluruskan kedua belah  telapak kaki (lihat gambar delapan) sehingga otot paha terasa tegang. Gerakan ini dilanjutkan dengan mengunci lutut (lihat gambar delapan), sedemikian sehingga ketegangan pidah ke otot-otot betis. Sebagaimana prosedur relaksasi otot, klien harus menahan posisi tegang selama 10 detik baru setelah itu melepaskannya. Setiap gerakan dilakukan masing-masing dua kali.

Demikian artikel Pengobatan Darah Tinggi Metode Relaksasi Progresif, semoga tips dan panduan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi penderita darah tinggi atau hipertensi

Senam hipertensi

Cara Melakukan Senam Hipertensi untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Lakukan Senam Hipertensi untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda – Senam hipertensi merupakan salah satu cara pemeliharaan kesegaran jasmani dengan melakukan senam , karena dapat merangsang aktifitas kerja jantung untuk melakukan perubahan yang menguntungkan dalam tubuh seseorang yang melaksanakannya.

Hal ini merupakan usaha preventif/ pencegahan tujuannya untuk meningkatkan jumlah interaksi oksigen yang diproses di dalam tubuh dalam waktu tertentu.

Manfaat Senam Hipertensi

  1. Untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru
  2. Membakar lemak yang berlebihan di tubuh
  3. Meningkatkan kelentukan, keseimbangan koordinasi, kelincahan dan daya tahan tubuh.
  4. Dapat penurunan berat badan.

Cara Senam Hipertensi

Ada beberapa cara untuk melakukan senam hipertensi yaitu meliputi :

Pemanasan :

Tekuk kepala ke samping, lalu tahan dengan tangan pada sisi yang sama dengan arah kepala. Tahan dengan hitungan 8, lalu bergantian dengan sisi lain.

Senam hipertensi

Pemanasan

Tautkan jari-jari kedua tangan dan angkat lurus ke atas kepala dengan posisi kedua kaki dibuka selebar bahu. Tahan dengan 8-10 hitungan. Rasakan tarikan bahu dan punggung.

Gerakan inti :

Gerakan Tangan

  1. Mengangkat tangan kedepan, ke atas, ke samping, ke belakang
  2. Gerakan tangan membuka dan menyilang
  3. Mendorong dan memompa ke depan, ke atas, dan ke samping
  4. Gerakan tangan meninju, ke depan, ke samping, ke atas, ke bawah, dan menyilang
  5. Gerakan mengayun satu tangan atau dua tangan
  6. Tepukan, antara lain kedua tangan menepuk, tangan menepuk paha dan bahu.

Gerakan Kaki

Berjalan di tempat

Berbaris

  1. melangkah satu atau dua langkah
  2. Melompat satu kaki atau dua kaki ke samping, ke depan, dan ke belakang
  3. Mengangkat lutut
  4. Tendangan, ke belakang, ke depan, dan ke samping
  5. Gerakan menggeser kaki, menyeret kaki
  6. Pendinginan
  7. Kedua kaki dibuka selebar bahu, lingkarkan satu tangan ke leher dan tahan dengan tangan lainnya. Hitungan 8 kali dan lakukan pada sisi lainnya.
  8. Posisi tetap, tautkan kedua tangan lalu gerakkan ke samping dengan gerakan setengah putaran. Tahan kali hitungan lalu arahkan tangan ke sisi lainnya dan tahan dengan hitungan sama.

Jika anda ada masalah dengan hipertensi, saya juga sudah membuat artikel berjudul ;

Makanan Indonesia Banget

Diet Hipertensi? Berikut Makanan yang Tidak Boleh Kamu Konsumsi

Oke, sebelum kita masuk pada apa itu diet hipertensi? dan apa makanan yang tidak boleh kamu konsumsi?

mari belajar definisinya terlebih dahulu.

Pengertian Diet hipertensi

Diet hipertensi adalah jenis dan komposisi makanan yang diatur untuk penderita hipertensi.

Tujuan  Diet Hipertensi

Membantu menurunkan tekanan darah sehingga komplikasi hipertensi terhindarkan.

Perbedaan Diet dengan makanan biasa

#1.Konsumsi lemak dibatasi

#2. Konsumsi cholesterol dibatasi

#3. Konsumsi kalori dibatasi untuk yang terlalu gemuk atau obese

#4. Makanan yang boleh dikonsumsi

Makanan yang boleh dikonsumsi

(1) Makanan sumber kalori

Beras, tales, kentang, macaroni, mie, bihun, tepung-tepungan, gula, -+

(2) Makanan sumber protein hewani

Daging, ayam, ikan, semua terbatas kurang lebih 50 gram perhari, telur ayam, telur bebek paling banyak satu butir sehari, susu tanpa lemak.

(3) Makanan sumber protein nabati

Kacang-kacangan kering seperti tahu,tempe,oncom.

(4) Makanan sumber lemak

Santan kelapa encer dibatasi jumlahnya.

(5) Sayuran

Sayuran yang tidak menimbulkan gas seperti bayam,kangkung,buncis, kacang panjang, taoge, labu siam, oyong, wortel.

(6) Buah-buahan

Semua buah kecuali nangka, durian, hanya boleh dalam jumlah terbatas.

(7) Bumbu

Pala, kayu manis, asam, gula, bawang merah, bawang putih, garam tidak lebih 15 gram perhari.

(8) Minuman

Teh encer, coklat encer, juice buah.

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi

#1. Makanan yang banyak mengandung garam ;

Biscuit, krakerss, cake dan kue lain yang dimasak dengan garam dapur atau soda. Dendeng, abon, cornet beaf, daging asap, ham, ikan asin, ikan pindang, sarden ikan teri, telur asin.

#2. Keju, margarine dan mentega.

#3. Makanan yang banyak mengandung kolesterol ; makanan dari hewan seperti otak, ginjal, hati, limfadan jantung.

#4. Maknan yang banyak mengandung lemak jenuh

#5. Lemak hewan: sapi,babi,kambing,susu jenuh,cream, keju, mentega.

#6. Kelapa, minyak kelapa, margarine, alpokat.

#7. Makanan yang banyak menimbulkan gas: kool, sawi, lobak, dll

Bagaimana mengatur diet hipertensi itu ?

  1. Hindari penggunaan kelapa, minyak kelapa,lemak hewan, margarine,mentega sebagai pengganti gunakan minyak kacang atau minyak jagung dalam jumlah tertentu.
  2. Batasi penggunaan daging hingga 3 kali seminggu dengan paling banyak 50 gram tiap kali makan, makanlah ikan air tawar sebagai pengganti.
  3. Gunakan susu skim sebagai pengganti susu penuh.
  4. Batasi penggunaan telur hingga hanya 3 kali seminggu.
  5. Gunakan sering tahu,tempe, dan hasil kacang-kacangan lainya.
  6. Batasi penggunaan gula, makanan dan minuman manis seperti sirup, coca cola, limun, permen, dodol, coklat, kolak, eskrim.
  7. Makanlah banyak sayuran dan buah-buahan.

Bagaimana sebaiknya cara memasak untuk diet hipertensi ?

  1. Cara memasak daging pilih daging yang halus dan keluarkan bagian yang berlemak
  2. Cara memasak yang baik adalah :

Merebus,mengkukus, menumis, memanggang atau membakar. Sebagian dari sayuran sebaiknya makan mentah atau sebagai lalapan.

Demikian artikel Diet Hipertensi? Berikut Makanan yang Tidak Boleh Kamu Konsumsi

Baca juga : 5 Makanan khas Indonesia yang mendunia