Arsip Tag: Kesehatan

Memasak telur dan daging

Pentingnya Protein Bagi Tubuh Manusia

Pentingnya Protein Bagi Tubuh Manusia – Nutrisi adalah komponen yang dikandung dalam bahan makanan yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh hewan. Nutrisi dikelompokkan menjadi nutrisi makro dan nutrisi mikro. Nutrisi makro yaitu nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tubuh meliputi karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan nutrisi mikro yaitu nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tubuh meliputi vitamin dan mineral.

Protein merupakan polimer yang terdiri dari asam amino (polipeptida) dan merupakan salah satu senyawa organik yang terpenting bagi hewan. Fungsi utama protein yaitu sebagai zat pembangun yang diperlukan pada masa pertumbuhan. Pada masa bayi hingga remaja, kebutuhan protein lebih besar persentasinya dibandingkan dengan pada masa dewasa dan manula.

Pada masa dewasa dan manula protein dibutuhkan untuk mempertahankan jaringan-jaringan tubuh dan mengganti sel-sel yang telah rusak. Selain itu protein digunakan tubuh untuk kepentingan struktur maupun fungsi seperti pembentukan kolagen dalam tulang, kartilago dan membran sel, pembentukan enzim dan hormon, pembentukan antibodi untuk kekebalan tubuh, dan yang paling penting dalam proses ekspresi gen. Berdasarkan sumbernya, protein dibedakan menjadi dua yaitu protein nabati dan protein hewani.

Protein nabati adalah protein yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan, seperti beras dan kacang-kacangan. Sedangkan protein hewani adalah protein yang bersumber dari hewan, seperti telur, daging, ikan dan susu. Kebutuhan protein tiap orang berbeda-beda. Kekuranga protein dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan tubuh, selain itu juga dapat menimbulkan beberapa penyakit. Dalam makalah ini akan dibahas beberapa penyakit karena kekurangan protein, mekanisme terrjadinya kekurangan protein, dan cara penanggulangannya.

Perhatikan Penjelasan Penting Di Bawah Ini !

Protein merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang banyak (makro nutrient). Protein tersusun atas asam amino-asam amino. Asam amino terdiri dari sebuah gugus amino, sebuah gugus karboksil, dan sebuah atom hydrogen. Asam amino terbagi menjadi dua, yaitu asam amino essensial dan asam amino non essensial.

Asam amino essensial yaitu asam amino yang dapat dibentuk oleh tubuh manusia, contohnya lysin, arginin, leusin, isoleusin, teronin, metionin, valin, venilalanin, histidin, dan originin. Arginin tidak essensial bagi anak-anak dan orang dewasa tetapi berguna bagi pertumbuhan bayi, sedangkan histidin essensial bagi anak-anak tetapi tidak essensial bagi orang dewasa. Asam amino non essensial yaitu asam amino yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, sehingga diperoleh dari makanan sehari-hari. Kandungan asam amino essensial pada protein dapat membedakan penggolongan protein, yaitu protein sempurna dan protein tidak sempurna.

Pentingnya Protein Bagi Tubuh Manusia

Protein sempurna merupakan protein yang mengandung semua asam amino essensial yang dapat diperoleh dari bahan pangan hewani, misalnya telur, daging, ikan, ayam, susu, dan sebagainya. Protein sempurna juga dapat diperoleh dari bahan pangan nabati, tetapi dari kelompok kacang-kacangan saja. Sedangkan protein tidak sempurna merupakan protein yang tidak mengandung semua jenis asam amino essensial yang dapat diperoleh dari bahan pangan nabati, misalnya semua bahan pangan dari tumbuhan kecuali kelompok kacang-kacangan.

Protein tidak sempurna dari dua bahan nabati apabila digabungkan akan saling mengisi, sehingga dapat membentuk protein yang sempurna. Untuk memperoleh asam amino yang berbeda sehingga dapat saling mendukung pembentukan protein tubuh, maka sebaiknya jangan mengkonsumsi dua bahan makanan nabati yang sejenis, seperti beras dan jagung. Tetapi harus mengkonsumsi dua jenis bahan makanan yang berbeda, seperti jagung dan kacang hijau. Sehingga tanpa harus mengkonsumsi bahan pangan hewani, kita sudah dapat memenuhi kebutuhan akan asam amino essensial jika variasi bahan makanan yang dikonsumsi cukup.

Selain kandungan asam amino essensial, faktor lain yang menentukan protein adalah nilai cerna. Nilai cerna menunjukkan persentase protein dari bahan makanan yang dapat diserap oleh dinding usus untuk membentuk protein tubuh. Sebagai contoh, nilai cerna telur adalah 100, ini berarti 100% protein telur dapat diserap untuk protein tubuh. Nilai cerna beras adalah 96, berarti hanya 96% dari protein beras yang dapat diserap oleh tubuh.

Fungsi protein bagi tubuh yaitu sebagai berikut :

  1. Untuk membangun sel-sel jaringan tubuh manusia
  2. Untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak atau aus
  3. Menjaga keseimbangan asam basa pada cairan tubuh
  4. Sebagai penghasil energi
  5. Sebagai zat pembangun
  6. Sebagai zat pertumbuhan
  7. Untuk kepentingan struktur maupun fungsi seperti pembentukan kolagen dalam tulang, kartilago dan membran sel, pembentukan enzim dan hormon, pembentukan antibodi untuk kekebalan tubuh, dan yang paling penting dalam proses ekspresi gen.

Kebutuhan protein bagi manusia dapat ditentukan dengan cara menghitung protein yang diganti dalam tubuh. Hal ini dapat dilakukan dengan menghitung jumlah unsur nitrogen yang ada dalam protein makanan dan menghitung pula jumlah unsur nitrogen yang dikeluarkan tubuh melalui air seni dan feses. Jumlah unsur nitrogen yang dikeluarkan dari tubuh laki-laki dewasa yang berat badannya 70 kg ± 3 gram sehari.

Tiga gram nitrogen ini ekuivalen dengan 3 x 6,25 gram protein atau 18,75 gram protein (1 gram zat putih telur mengandung 0,16 gram unsur nitrogen). Secara teori hal ini berarti seorang laki-laki dewasa yang berat badannya 70 kg hanya akan memerlukan 18,75 gram protein. Tetapi jika kita lihat bahwa penggunaan protein dalam tubuh dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga dalm prakteknya jumlah protein itu belum dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Berdasarkan hal tersebut ditetapkan bahwa kebutuhan protein bagi orang dewasa adalah 1 gram untuk 1 kilogram berat badannya setiap hari. Untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, diperlukan protein dalam jumlah yang lebih banyak, yaitu 3 gram untuk setiap kilogram berat badan.

Perbedaan ini disebabkan karena pada anak-anak protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan, sedangkan pada orang dewasa fungsi protein hanya untuk mempertahankan jaringan tubuh dan mengganti sel-sel yang telah rusak.

Protein dapat dikatakan merupakan zat terpenting bagi tubuh manusia. Manusia tanpa protein akan mengalami berbagai gangguan kesehatan bahkan akan mengalami keadaan yang menghantarkan kepada kematian. Kekurangan protein pada anak-anak dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan badan si anak. Pada orang dewasa kekurangan protein mempunyai gejala yang kurang spesifik, kecuali pada keadaan yang sudah sangat parah.

Tungau Parasit Nyamuk Aedes sp (Potensi Mencegah Wabah Demam Berdarah)

Tungau Parasit Nyamuk Aedes sp (Potensi Mencegah Wabah Demam Berdarah) – Pengendalian nyamuk Aedes sp Dengan Tungau Parasit?.

Tungau parasit yang hidup pada nyamuk Aedes sp. memiliki perilaku spesifik untuk kelangsungan hidupnya sepanjang waktu yang mengarah pada tempat perlekatan, mencari makan, dan bereproduksi. Distribusi nyamuk Aedes sp. disuatu daerah kemungkinan dapat mempengaruhi distribusi tungau parasit di daerah tersebut.

Distribusi disusun nyamuk aedees sp tersusun dalam tiga pola distribusi yang disebutkan di atas. Pola distribusi tersebut erat kaitannya dengan faktor abiotik dan biotik di lingkungan untuk perkembangbiakan tungau parasit.

Tungau Parasit Dan Nyamuk Aedes sp (nyamuk penyebab wabah demam berdarah)

Tungau parasit pada nyamuk termasuk dalam familia Hydryphantidae, Arrenuridae dan Erythraeidae. Familia Hydryphantidae memparasiti larva nyamuk yang hidup dalam air yang menggenangi lubang-lubang pohon dan familia Erythraeidae didapatkan dari larva nyamuk yang hidup di kaleng-kaleng bekas.

Familia tungau parasit Arrenuridae ketika stadium larva,  hidup parasit pada larva nyamuk dengan mengambil sejumlah nutrisi dari inangnya agar dapat menyelesaikan siklus. Familia Arrenuridae berpotensi sebagai tungau parasit pada seluruh stadium perkembangan nyamuk, ketika masa dewasa dan reproduksinya berlangsung pada segmen-segmen nyamuk dewasa.

Tungau Parasit Nyamuk Aedes sp (Potensi Mencegah Wabah Demam Berdarah)

Tungau menempel pada abdomen, thorax, dan coxae nyamuk. Jenis tungau Thyas barbigera memparasiti delapan spesies nyamuk, yang selalu menempel pada host, biasanya pada posterior dari coxae, atau bagian ventral leher. Dalam penelitian lain menyebutkan tungau menempel pada bagian ventral dan dorsal abdomen dan pada kedua sisi dada dan kaki nyamuk.

Nah karena sifat tungau parasit yang obligat maka kemampuan menemukan dan menginfeksi jenis Aedes sp. sangat tinggi. Implikasi tingginya kemampuan menemukan dan menginfeksinya tungau parasit yang ditunjukkan oleh jenis inang yang tidak hanya Aedes aegypti namun juga Aedes albopictus akan menentukan distribusi tungau parasit.

Distribusi / penyebaran disusun dalam tiga pola dasar, yaitu teratur, acak, dan mengelompok. Pola distribusi teratur adalah distribusi dari individu-individu yang kurang lebih berjarak sama antara satu dengan yang lainnya. Pola distribusi acak terbentuk jika letak satu individu tidak berkaitan dengan letak individu-individu lainnya, sedangkan pola distribusi mengelompok terjadi jika individu-individunya bergerombol dalam kelompok-kelompok, dan diantara kelompok-kelompok tersebut tidak terdapat atau terdapat sedikit individu. Pola distribusi adalah pola persebaran individu yang satu relatif terhadap yang lain dalam suatu populasi.

Tungau Parasit Nyamuk Aedes sp (Potensi Mencegah Wabah Demam Berdarah)

Pola distribusi tersebut erat kaitannya dengan hubungan kondisi biotik dan abiotik lingkungan tempat hidup. Organisme bersifat tergantung satu dengan yang lain, sehingga tidak terikat hanya pada kesempatan, tetapi kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi lingkungan. Apabila dalam dinamika terjadi gangguan pada suatu organisme atau sebagai faktor lingkungan akan berpengaruh terhadap keseluruhan komunitas organisme tersebut.

Faktor lingkungan seperti temperatur, kelembaban udara, pH air, curah hujan, musim mempengaruhi pola distribusi tungau parasit. Ketinggian daerah, suhu dan pH dapat menjadi faktor yang lebih penting dalam mempengaruhi distribusi dan keragaman spesies tungau parasit.

Selain faktor abiotik, faktor biotik beberapa interaksi mungkin penting dalam menjelaskan pola distribusi tungau parasit. Kehadiran inang yang cocok untuk tungau parasit adalah salah satu faktor utama dalam menjalankan siklus kehidupan dan mempengaruhi pola distribusi tungau parasit. Jika seluruh faktor yang berpengaruh terhadap kehadiran spesies relatif sedikit, maka faktor kesempatan lebih berpengaruh, dimana spesies yang bersangkutan berhasil hidup ditempat tersebut.

Baca Juga : Siklus Nyamuk Demam Berdarah Aedes sp

Karies Gigi

Penyebab dan Klasifikasi Penyakit Karies Gigi yang Umum Terjadi

Penyebab dan Klasifikasi Penyakit Karies Gigi yang Umum Terjadi – Karies merupakan penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan oleh aktifitas bakteri di dalam rongga mulut yang memfermentasikan sisa-sisa karbohidrat yang menempel pada gigi. Karies terjadi karena proses demineralisasi yang dimulai dari permukaan terluar gigi. Karies dapat berlanjut ke lapisan gigi yang lebih dalam dan diikuti dengan rusaknya bahan-bahan organik penyusun gigi. Terdapat empat faktor yang dapat menyebabkan terjadinya karies. Keempat faktor tersebut adalah host, agent, diet atau substrat, dan waktu.

Host merupakan faktor penyebab terjadinya karies yang berasal dari dalam diri penderita. Faktor-fator tersebut antara lain keadaan gigi geligi, saliva, dan kondisi sistemik. Faktor penyebab karies selanjutnya adalah agent. Agent merupakan faktor penyebab terjadinya karies berupa mikroflora yang dapat memfermentasikan karbohidrat yang melekat pada permukaan gigi geligi. Mikroflora beserta produknya merupakan penyebab utama terjadinya karies.

Karies Gigi

Karies Gigi

Diet merupakan salah satu faktor lain penyebab karies, yang menunjukkan jenis makanan yang sering dikonsumsi. Semakin tinggi konsumsi makanan kariogenik, maka risiko terjadinya karies juga akan meningkat. Proses terbentuknya karies tidak dapat terjadi dalam waktu singkat. Proses demineralisasi akan mulai terjadi saat pH permukaan gigi telah melewati pH kritis, yaitu 5,5. Proses demineralisasi yang berlanjut hingga terbentuk suatu kavitas membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 6 sampai 48 bulan.

Klasifikasi Karies Gigi

Klasifikasi karies yang umum digunakan adalah klasifikasi G.V Black. Pada sistem klasifikasi tersebut, karies dapat dikelompokkan menjadi enam. Klasifikasi tersebut didasarkan pada bagian dari permukaan gigi yang hilang dan desain restorasi yang akan dilakukan.

Klasifikasi karies G.V Black adalah sebagai berikut.

  1. Kelas I, merupakan karies yang terjadi pada permukaan pit dan fisure pada permukaan oklusal molar dan premolar, pit bukal dan lingual molar, dan bagian lingual gigi insisivus.
  2. Kelas II, merupakan karies yang terjadi pada permukaan proksimal gigi premolar dan molar.
  3. Kelas III, merupakan karies yang terjadi pada permukaan proksimal gigi anterior, yaitu gigi insisiv dan kaninus, tanpa melibatkan sudut insisal.
  4. Kelas IV, merupakan karies yang terjadi pada permukaan proksimal gigi anterior dan telah melibatkan sudut insisal.
  5. Kelas V, merupakan karies yang terjadi pada pada sepertiga permukaan labial atau lingual atau palatal seluruh gigi geligi.
  6. Kelas VI, merupakan karies yang terjadi pada tepi insisal gigi anterior atau cusp gigi posterior, tanpa melibatkan bagian permukaan gigi lainnya.

Proses Terjadinya Karies Gigi

Proses terjadinya karies berawal dari karies yang menyerang bagian enamel gigi, yang dapat terjadi pada permukaan halus atau pada pit dan fisur. Karies yang sering terjadi pada gigi posterior lebih banyak diawali dari karies pit dan fisur. Hal tersebut disebabkan oleh anatomi dari pit dan fisur yang dalam, sehingga sisa makanan mudah terjebak. Tanda awal dari karies adalah adanya perubahan warna pada enamel, sehingga enamel akan berwarna chalky atau kuning, serta.

Penyebaran karies pit dan fisur ke arah dentin akan mengikuti arah dari enamel rods. Karakteristik dari penyebaran karies ini, berbentuk seperti segitiga atau cone-shape, dengan ujung berada pada permukaan terluar dan dasarnya mengarah pada DEJ. Karies yang telah melewati DEJ selanjutnya akan menyebar pada struktur dentin, dengan melibatkan banyak tubuli dentin. Karies yang terjadi pada dentin menyebabkan terjadinya demineralisasi dari struktur mineral anorganik dan merusak komponen organik dari serabut kolagen.

Proses terjadinya karies pada dentin dapat terjadi dua kali lebih cepat daripada proses karies pada enamel. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

1)  Kalsifikasi pada dentin lebih sedikit.

2)  Adanya jalan bagi bakteri untuk melakukan infeksi, yaitu melalui tubuli dentin.

Sebagai respon dentin terhadap proses karies yang terjadi, maka dentin  membentuk dentin sekunder. Dentin sekunder memiliki jumlah tubuli yang lebih sedikit dan berbentuk irreguler. Hal ini menyebabkan saat terjadi proses perluasan karies, karies akan lebih mudah meluas ke arah lateral dan menyebabkan terpisahnya hubungan antara dentin primer dan sekunder.

Penatalaksanaan Karies Gigi

Penatalaksanaan karies dapat dilakukan dengan melakukan restorasi atau penumpatan pada kavitas yang terbentuk. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan membuang jaringan karies yang ada, kemudian melakukan penumpatan dengan bahan tumpatan yang sesuai.

Pada karies yang terjadi pada permukaan oklusal dan proksimal, yang diklasifikasikan ke dalam klasifikasi G.V. Black kelas II, preparasi diawali dari permukaan oklusal dengan menggunakan diamond bur, kemudian preparasi dilanjutkan pada permukaan proksimal. Pada saat preparasi proksimal harus diperhatikan agar tidak mengenai permukaan gigi proksimal gigi sebelahnya.

Baca juga : Dua Struktur Jaringan Keras Gigi Manusia Yang Perlu Anda Tahu

Awas Bau Mulut!

Awas Bau Mulut! – Bau mulut? Upss… jangan sampai deh! Bau mulut bikin kita jadi tutup mulut dan yang lain tutup hidung. Hehe… masalah ini sering kali terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang membuat tak nyaman tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain

Bila masalah bau mulut ini mengahampiri seseorang, menjadikan rasa percaya diri turun, dan enggan untuk berbicara. Ya namanya juga bau mulut? Kalau nekat berbicara bakalan menjadi bahan gunjingan bagi orang-orang. hehe

Masalah bau mulut ini banyak menghinggapi bagi sebagian manusia selain karena faktor makanan juga bisa ditimbulkan karena faktor yang lain

Kenapa Bau Mulut?

Hmm, seharusnya mulut kita tidak berbau, lo. Namun, kenapa ada saatnya mulut kita menjadi bau ya? bau mulut itu artinya ada sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh kita. Itulah sebabnya bau mulut itu terjadi disaat kita sedang kena radang tenggorokan, infeksi sinus di hidung, dompet yang kering eh mulut yang kering, mulut yang tidak bersih dan gigi yang tidak dirawat

Selain itu bau mulut juga bisa terjadi kalau kita habis makan makanan yang menyengat, seperti lebah eh maksudnya makanan yang berbau menyengat seperti durian, bawang putih, ikan dan makanan kesukaan dari para admin chyrun yaitu petai. Hehe

Mengatasi bau mulut!

Lalu apa yang harus kita lakukan kalau mulut kita bau? Tenang, tenang bau mulut itu bisa hilang kok. Bau mulut mudah dihilangkan tidak seperti bau kentut. Hehe

Caranya bermacam-macam para pembaca yang budiman, tentunya cara mengatasinya, sesuai dengan apa penyebabnya. Salah satunya pergi ke dokter gigi, siapa tau ada gigi yang berlubang. Atau ada karang gigi yang belum dibersihkan.

Biasakan yang sering terjadi bau mulut untuk sering kontrol ke dokter gigi paling tidak 6 bulan sekali gaes

Disamping itu kita juga harus rajin menggosok gigi dengan benar, sisa-sisa makanan yang masih nyelip di gigi dan tidak dibersihkan bisa membusuk dan menyebabkan bau mulut lo.

Nah saat menggosok gigi juga jangan lupa menggosok lidah biar bakteri-bakterinya hilang gaes

Minum air yang cukup juga bisa menghilangkan bau mulut. Karena air putih itu membuat mulut, lidah dan gigi kita menjadi tidak kering

Oh iya bau mulut juga bisa menandakan bahwa kekebalan tubuh kita sedang menurun, jadi kalau merasa bau mulut, segera cari tau apa penyebabnya ke dukun terdekat. Eh ke dokter maksudnya. Kalau tidak ya coba analisa sendiri kira-kira apa penyebab dari bau mulut itu bisa terjadi

Mungkin karna beberapa faktor seperti yang sudah disebutkan di atas, ingat bau mulut terjadi kebanyakan karena pola hidup kita yang kurang sehat, dan malas untuk menggosok gigi. Jadi intinya menggosok gigi itu penting gaes. Disamping untuk merawat gigi kita agar tidak berlubang, juga sebagai antisipasi agar mulut kita tidak berbau.

Jangan sampai bau mulut menyebabkan kita menjadi tutup mulut dan cukuplah hanya kentut kita saja yang bau.

Semoga bermanfaat dan salam olahraga. Sekian!

5 Manfaat Tidur Tanpa Mengenakan Busana

5 Manfaat Tidur Tanpa Mengenakan Busana – Tidur merupakan aktifitas yang tidak mungin bisa digantikan. Kurang tidur menyebabkan manusia menjadi lemas dan kurang bertenaga.

Sehebat apapun manusia mereka tetap memerlukan waktu istirahat guna mengembalikan stamina dan tenaga yang hilang selama beraktifitas.

Kualitas tidur yang baik juga bisa mengobati fungsi sel-sel yang kurang baik di dalam tubuh manusia, karena ketika manusia tidur sel-sel yang kurang baik akan diperbaiki secara otomatis dalam sirkulasi tubuh manusia.

Pola tidur yang baik juga akan menghasilkan energi yang baik pula, energi yang baik akan membantu dalam aktifitas seseorang. Dan yang paling penting membuat orang menjadi mood baik.

Mood (suasana hati) yang baik akan menghasilkan pekerjaan yang baik dan juga semakin menambah semangat manusia untuk beraktifitas.

Di dalam dunia kedokteran mengatakan bahwa manusia memerluka 8 jam untuk tidur setiap hari, ingat cuma 8 jam loh yah? Bagi kalian yang hobinya tidur seharian ini jangan dijadikan alat pembela. Huu

Nah sekarang bagaimana dong kalau kita mempunyai aktiftas yang begitu padat tanpa ada waktu banyak untuk tidur?

Tenang sob bagi kalian pekerja keras, anak muda yang sedang getol-getolnya mencari tambatan hati eh maksud saya uang.

Tanpa kita harus mendasarkan pada teori, orang-orang terdahulu khususnya para ulama, yang mengajarkan kita bahwa mereka masih bisa menjalankan aktifitasnya cuma dengan tidur sekitar 2-3 jam saja (baca buku sufi).

Kita tidak harus meniru loh ya karena manusia sekarang sulit melakukan itu, mau bekerja saja sudah untung apa lagi mau priatin, hehe.

Malah sudah menjadi hobi kayanya tidur pada zaman sekarang. Mari lanjut tidur lagi. Nah loh…

Ilustrasi tidur tanpa mengenakan busana

Sekarang saya tanya kalian kalau tidur mengenakan busana atau tidak? Huss, jangan membayangkan perempuan dasar jomblo akut. Haha.

Baiklah sekarang kita bahas bagaimana manfaat tidur tanpa mengenaikan busana sehelai pun.

Ini pasti yang laki-laki jadi semangat nih yang tadi ngantuk. Kurang lebih ini manfaat tidur tanpa mengenakan busana di ambil dari beberapa sumber:

1. Nyaman dan Bebas

Tidur tanpa mengenakan busana memberikan rasa nyaman karena tubuh kita seharian mengenakan busana yang belum tentu nyaman untuk kita gunakan.

Belum lagi tuntutan pekerjaan yang kadang kala mengharuskan seseorang untuk menggunakan pakaian tertentu yang kadang kita sendiri merasa tak nyaman.

Oleh karena itulah moment tidur harus dimanfaatkan secara maksimal disamping melepaskan lelah juga lepaskanlah atribut yang kerap kita gunakan.

2. Membantu Mencegah Insomia

Tidur tanpa mengenakan busana dapat juga membantu menurunkan suhu tubuh, sadar atau tidak ketika kita tidur menginginkan suasana yang sejuk.

Para peneliti yang berasal dari Australia berpendapat bahwa, turunya suhu tubuh akan meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur seseorang.

Sedangkan bagi orang yang menggunakan baju saat tidur, maka panas dari suhu tubuh akan meningkat, dihasilkan dari pakaian yang melekat di tubuh kita menyebabkan tubuh menjadi tidak nyaman apalagi dalam kondisi panas seperti sekarang.

3. Membantu Tidur Agar Lebih Nyenyak

Dalam riset yang dilakukan oleh para ilmuan Belanda mengatakan bahwa tidur tanpa mengenakan busana membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Ini erat kaitannya dengan perubahan suhu di dalam tubuh manusia, bila kita tak mengenakan pakaian saat tidur maka perubahan suhu tubuh akan cepat menurun dan akan semakin menambah kualitas tidur kita menjadi lebih baik.

Lebih spesifik lagi para ilmuan itu melakukan tes kepada dua orang yang tidur dengan mengenakan busana dan tanpa busana hasilnya orang yang tidur tanpa mengenakan busana jauh lebih nyenyak tidurnya.

4. Suhu Tubuh yang Tidak Terlalu Panas Membantu Mencegah Terjadinya Penuaan Dini

Menurut beberapa ahli manfaat yang lain dari tidur tanpa mengenakan busana adalah dapat membantu penuaan dini.

Dengan tidur tanpa mengenakan busana tidur menjadi lebih nyenyak, dalam tidur tubuh kita memproduksi hormon, melatoni, serta hormon-hormon yang lain, hormon melayoni ini yang oleh para ahli bisa membantu mencegah terjadinya penuaan diri.

5. Menyehatkan Aliran Darah di Dalam Tubuh

Tanpa adanya baju yang membelit, menekan dan menggesek-gesek tubuh, aliran darah akan menjadi lebih lancar.

Ini artinya menjadikan tekanan darah menjadi lebih sehat, sehingga akan membantu menurunkan resiko penyakit yang berhubungan dengan darah seperti jantung, otot dan penyakit-penyakit lainnya.

Demikian artikel berjudul 5 manfaat tidur tanpa mengenakan busana. Semoga bermanfaat.

Salam.