Sastra

Bukit Angker di Belakang Desa

Bukit Angker di Belakang Desa – Malam ini langit nampak mendung, tidak seperti biasanya malam ini tak terdengar suara si Jangkrik dan si Kodok Belalang berusaha memecah keanehan tersebut, dengan bertanya kepada si Laron, Laron apakah kau mengerti dimana si Jangkrik dan si Kodok, Laron hanya menggeleng-gelengkan kepala menandakan dia tidak tahu Wah malam ini sepi …

Bukit Angker di Belakang Desa Selengkapnya »

Tulisanmu begitu berharga

Tulisanmu Begitu Berharga dari Emas dan Berlian, Maka Menulislah !

Tulisan mu Begitu Berharga dari Emas dan Berlian, Maka Menulislah ! – Pernahkan Anda berfikir bahwa sebuah tulisan memiliki nilai yang amat sangat berharga bagi penulisnya? Emas dan berlian hanya berharga dan terasa hidup jika Anda masih hidup, tapi sebuah karya tulis akan terus hidup, bahkan ketika seluruh manusia tidak lagi hidup di Bumi ini. …

Tulisanmu Begitu Berharga dari Emas dan Berlian, Maka Menulislah ! Selengkapnya »

Maaf, Ini Karena Kamu Cintaku

Maaf, Ini Karena Kamu Cintaku Hari itu ahad, hari libur, saat dimana sebagian orang enggan beranjak, me-ngelantur. Dia -si bocah- akan bertemu gadis yang selama ini menjadi teman hatinya. Seorang penghibur dari segala kesepian besarnya. Pemurah hati diantara kepungan perempuan-perempuan pemurah harga diri. I’ll let you go “Aku sudah sampai” pesan yang ditulis bocah pada …

Maaf, Ini Karena Kamu Cintaku Selengkapnya »

Seni Merasakan Rasa

Seni Merasakan Rasa  “Saya tawarkan Anda kedamaian. Saya tawarkan Anda cinta. Saya tawarkan Anda persahabatan. Saya melihat kecantikanmu, mendengar kebutuhanmu, merasakan apa yang kamu rasakan. Kebijakasanaan saya mengalir dari sumber tertinggi. Dan, saya menghormati sumber Anda juga. Jadi, mari kita bekerjasama untuk cinta dan persatuan.” Hari-hari semakin tidak perduli pada seni apalagi rasa. Waktu semakin …

Seni Merasakan Rasa Selengkapnya »